
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan logistik saat ini cukup sehingga aman untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (batingsor).
“Kondisi logistik di Kalsel relatif aman untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana batingsor,” ucap Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos, Kamis (20/11).
Menurut Madi –sapaan akrabnya, kondisi stok beras yang ada di Dinas Sosial Kalsel saat ini sekitar 24 ton, dan logistik tersebut akan digunakan untuk dapur umum bagi korban tertimpa bencana.
“Jika untuk kebutuhan dapur umum tersebut tidak mencukupi untuk penanganan darurat, maka kami akan meminta tambahan ke Bulog Kalsel,” katanya.
Selain beras, lanjut dia, kondisi lauk pauk yang tersedia di gudang Dinas Sosial Kalsel mencukupi untuk kebutuhan penanganan bencana, dan apabila ternyata di lapangan kurang maka pihaknya akan meminta tambahan ke Kemensos.
“Untuk makanan siap saji serta makanan tambahan anak kondisinya cukup aman untuk tanggap darurat penanganan bencana di Kalsel,” ujarnya.
Madi menyatakan, sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk penanganan bencana kini juga telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi batingsor, mengingat kini sudah memasuki musim penghujan.
“Kita mempersiapkan satu buah kapal Sea Reader untuk mengangkut logistik ke lokasi yang tidak bisa ditempuh melalui transportasi darat, dan mengevakuasi korban bencana ke lokasi aman,” jelasnya.
Ia menyebutkan, saat ini sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan terlatih, yakni para anggota taruna siaga bencana (tagana) juga siap siaga mengantisipasi bencana batingsor untu provinsi dan kabupaten/kota se-Kalsel.
Madi juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana batingsor hendaknya meningkatkan kewaspadaan guna meminimalisir resiko yang ditimbulkan dari bencana tersebut. ani

