
TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid dalam rangka evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi, Rabu (25/6).Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf jajaran Forkopimda, Kepala SKPD dan seluruh Camat.
Bupati menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Karena ini merupakan salah satu upaya menjadikan Tabalong sebagai Kabupaten Layak Anak.Ia menyebutkan, tercatat pada tahun 2024, jumlah anak dari usia 0 sampai 18 tahun berjumlah 85.384 jiwa atau 32,26% dari jumlah kesuluruhan penduduk Tabalong.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa, Kabupaten Tabalong mempunyai RPJMD baru yang tertuang dalam 7 program prioritas, yang semuanya dalam rangka meningkatkan SDM pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.
“Tentunya dengan adanya RPJMD ini menjadi patokan kami dalam rangka ingin menjadikan anak-anak kita lebih berkualitas lagi kedepannya,” tegasnya.
Salah satunya adalah dengan adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart untuk anak-anak bisa belajar, karena pada RTH Smart tersebut disediakan Wi-Fi gratis dan perpustakaan elektronik.”Nanti akan kita bangun sebanyak 131 RTH Smart, untuk tahun ini sebanyak 14 RTH Smart sudah kita bangun, ini merupakan bukti nyata yang kita tuangkan kedalam RPJMD,” ungkapnya.
Kemudian program selanjutnya adalah satu desa satu da’i, menurut Bupati, program ini dapat menciptakan suasana religius di Kabupaten Tabalong.”Jadi akan kita berikan anak kita pendidikan hingga ia menjadi jadi sehingga, daerah kita dapat menjadi Kabupaten yang lebih religius sesuai dengan visi misi Tabalong Smart (sejahtera, maju, religius, terdepan),” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan beasiswa untuk anak-anak dari jenjang SD hingga SMP sehingga, anak-anak dapat melanjutkan pendidikannya.”Kita juga menyediakan beasiswa SD dan SMP sudah kita siapkan anggarannya, jadi anak yang berprestasi, kurang mampu dan berkebutuhan khusus dapat terus melanjutkan pendidikannya,” tuturnya.
Bupati menambahkan, pemerintah telah menyiapkan program home home care untuk 18 puskesmas yang ada di Tabalong, untuk memastikan kesehatan terutama anak-anak semakin meningkat.”Kami juga menyiapkan pendidikan berbasis digital untuk anak kita dengan kerja sama google, kita sudah menyiapkan 6 sekolah rujukan google tahun ini, dan tahun depan 24 sekolah mendapat rujukan dari google,” jelasnya.
Jadi hal terbaru itulah yang telah pemerintah siapkan untuk memastikan kota layak anak di kabupaten Tabalong kedepannya bukan hanya impian tetapi benar-benar menjadi kenyataan.”Kami gugus tugas anak-anak kabupaten Tabalong terus berkomitmen melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” pungkasnya.yan/rds

