Mata Banua Online
Kamis, Maret 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Program “Eco-Ticket” Inovasi Kurangi Sampah

by Mata Banua
1 Juni 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Juni 2025\2 Juni 2025\5\hal 5\Penandatangan MoU antara Dishub dan Bank Sampah.jpg
PENANDATANGANAN MoU antara Dishub dan Bank Sampah untuk program Eco Ticket Bus Banjarmasin.(foto: mb/via)

BANJARMASIN – Dalam upaya pengurangan sampah, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perhubungan melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Bank Sampah Induk Kota Banjarmasin, sekaligus penyerahan atribut baru kepada perwakilan juru parkir, yang berlangsung di Kawasan Siring 0 KM, Jumat (30/5).

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda hadir dalam penandatanganan MoU tersebut dan menyerahkan secara simbolis atribut bagi juru parkir.

Berita Lainnya

Serambi Surau Kunjungi Langgar Nurrahman Nurrahim

Serambi Surau Kunjungi Langgar Nurrahman Nurrahim

11 Maret 2026
Pemkot Banjarmasin Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

Pemkot Banjarmasin Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

11 Maret 2026

Hj Ananda menyampaikan persoalan sampah di Kota Banjarmasin bukan lagi menjadi tanggung jawab satu dinas semata, tetapi harus menjadi tanggung jawab kolektif bersama seluruh SKPD. Terlebih, saat ini sudah terjadi pengurangan volume sampah yang signifikan di sejumlah titik sudut kota.

“Kita ini sudah darurat sampah. Alhamdulillah, sesuai arahan Pak Wali Kota, bahwa persoalan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja. Semua SKPD harus terlibat,” tekan Ananda.

Menurutnya, kerja sama antara Dishub dan Bank Sampah Induk merupakan bagian dari inovasi yang telah dijalankan sejak 14 April 2025 melalui program “Eco-Tiket”, yaitu cukup dengan menukarkan 4 botol plastik maka masyarakat bisa naik bus Trans Banjarmasin tanpa biaya (gratis).

“Nantinya, hasil sampah botol plastik yang telah terkumpul akan dikerjasamakan dengan Bank Sampah untuk ditimbang dan dijual. Kemudian hasilnya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Dishub Kota Banjarmasin,” jelasnya.

Dengan adanya kerja sama antara Dishub dan Bank Sampah Induk serta penyerahan atribut baru, Pemkot Banjarmasin tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga penataan sistem parkir yang lebih tertib dan berwibawa.

Para juru parkir kini dibekali, tak hanya sekadar berperan sebagai pengelola lahan parkir resmi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memerangi praktik parkir liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Kita ingin juru parkir ini bukan hanya sekadar profesi, tapi jadi bagian dari agen perubahan baik untuk lingkungan maupun untuk ketertiban kota,” pungkasnya.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya menyeluruh Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menciptakan kota yang lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi semua warganya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper