Mata Banua Online
Rabu, Maret 4, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banjarmasin Ingin Perkuat Status Kota Layak Anak

by Mata Banua
27 Mei 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Mei 2025\28 Mei 2025\5\hal 5\Sejumlah SKPD pemko Banjarmasin hadiri evaluasi.jpg
SEJUMLAH SKPD pemko Banjarmasin hadiri evaluasi dan verifikasi untuk pertahankan status kota layak anak. (Foto:mb/via)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid dalam rangka Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025, berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Selasa (27/5).

Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, didampingi Ketua TP PKK Hj Neli Listriani, serta Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, sejumlah kepala SKPD, serta tim penilai yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting.

Berita Lainnya

Dinkes Kota Berbagi Takjil Gratis

Dinkes Kota Berbagi Takjil Gratis

3 Maret 2026
Selama Ramadhan, Banyak Warga Ajukan Berkas Pernikahan

Selama Ramadhan, Banyak Warga Ajukan Berkas Pernikahan

3 Maret 2026

Yamin menyampaikan bahwa program Kota Layak Anak merupakan sistem pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis hak anak. Program ini bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi serta perlakuan salah lainnya. “Pemenuhan hak anak harus dilakukan secara terintegrasi dan melibatkan seluruh elemen pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Yamin menambahkan, dengan derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya lokal juga menjadi perhatian utama. Ia berharap generasi muda di Banjarmasin tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Banjar yang berkarakter.

“Jika kita gagal memenuhi hak dan perlindungan anak, maka kita juga gagal membentuk satu generasi bangsa. Karena itu, komitmen dan kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci utama,” tegasnya.

Verifikasi penting bagi Kota Banjarmasin untuk menunjukkan upaya dan inovasi dalam lima klaster utama pemenuhan hak anak, yaitu: Pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, Penguatan lingkungan keluarga dan penyediaan pengasuhan alternatif, Pemenuhan hak kesehatan dasar dan kesejahteraan anak, Hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya dan Perlindungan khusus bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.

Seluruh upaya tersebut terkoordinasi dalam Gugus Tugas KLA Kota Banjarmasin, yang bekerja berdasarkan kebijakan dan peraturan yang berlaku.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari tim verifikasi sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depan. Semoga verifikasi ini membawa hasil yang positif dan memperkuat status Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak,” tutup Yamin. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper