
TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Rapat Koordinasi bulanan seusai acara launching tujuh program.Dalam rapat tersebut membahas bahwa Pemkab berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi, sehingga mampu menyambut tantangan dan peluang kerja yang ada.
“Melalui program yang menjadi prioritas pembangunan 5 tahun kedepan, yaitu mencetak 15 Ribu Tenaga Terampil memiliki tujuan untuk mengurangi angka pengangguran,” jelas Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani di Pendopo Bersinar, Senin (3/3).
Program tersebut juga dapat mencetak tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan dan pendidikan. Diharapkan melalui program ini akan lahir 15 ribu tenaga terampil yang siap berkontribusi bagi kemajuan Tabalong.
Ia juga mengarahkan untuk pelatihan tenaga kerja yang ada disini harus bersinergi dengan kebutuhan perusahaan atau dunia swasta, sehingga nantinya tenaga kerja yang sudah dilatih bisa langsung diserap dunia kerja.
“Kita akan segera membuat Nota Kesepahaman dengan perusahaan terkait tenaga kerja yang butuhkan, kita yang siapkan”, tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Subhan mengatakan, Balai Latihan Kerja (BLK) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga terampil.”Oleh karena itu, peningkatan BLK Kabupaten Tabalong baik dari segi fasilitas maupun kesediaan instruktur dan tenaga pelatihan sangat diperlukan guna mendukung program ini,” katanya.
Hal tersebut bertujuan agar BLK dalam menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan andal bisa lebih optimal sehingga, dapat mencetak 15 ribu tenaga terampil.Selain itu, ini dapat menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Tabalong untuk memperbesar peluang lebih luas dalam mendapatkan pekerjaan.
“Begitu juga dalam menciptakan lapangan kerja sendiri atau berwirausaha, karena berdasarkan arahan Pak Bupati bahwa pelatihan di BLK Tabalong harus memprioritaskan putra-putri Tabalong,” pungkasnya.yan/rds

