Mata Banua Online
Selasa, Februari 17, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

7 Cara Melatih Anak Berpuasa, Ayah Ibu Tak Perlu Buru-buru

by Mata Banua
6 Maret 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Maret 2025\7 Maret 2025\11\Halaman 1-11 Jumat\7 buah.jpg
(foto:mb/web)

Anak perlu diajarkan berpuasa sejak dini. Bagaimana cara melatih anak puasa?

Puasa merupakan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari rasa lapar dan hawa nafsu sejak matahari terbit hingga terbenam. Di bulan Ramadan, umat Muslim yang mampu wajib melaksanakan ibadah puasa.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Salah satu syarat wajib berpuasa adalah usia baligh. Artinya, saat anak mencapai usia ini, ia wajib berpuasa.

Tapi, seorang anak tak bisa berpuasa begitu saja. Anak harus berlatih dan terbiasa berpuasa terlebih dahulu.

Namun perlu diingat, saat berlatih, anak tak perlu puasa penuh hingga bedug Magrib. Ajarkan konsep puasa dengan perlahan. Setidaknya si kecil tahu apa yang akan dirasakannya saat berpuasa.

Berikut beberapa cara melatih anak puasa, mengutip HaiBunda.

1. Ajar sesuai kemampuan

Jangan paksa anak berpuasa hingga bedug Magrib saat masih belajar. Biarkan anak berpuasa semampunya.

Mengenalkan konsep puasa pada anak perlu dilakukan secara bertahap.

2. Makanan bergizi

Karena masih dalam tahap tumbuh kembang, berikan juga si kecil makanan bergizi setiap sahur dan berbuka puasa. Hindari makanan dengan pemanis tambahan saat sahur.

3. Jangan malas berikan apresiasi

Memberikan apresiasi untuk anak setiap harinya saat berpuasa adalah penting. Dengan cara ini, anak akan selalu semangat untuk belajar berpuasa.

Tak apa jika Anda mau memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah.

4. Tanyakan perasaan anak

Jangan lupa tanyakan perasaan anak ketika ia menahan lapar dan haus saat berpuasa. Lewat obrolan seperti ini, orang tua bisa memberikan penjelasan soal makna puasa yang lebih mendalam.

5. Batasi aktivitas anak

Orang dewasa saja kerap merasa lemas saat berpuasa. Hal yang sama juga berlaku pada anak.

Untuk itu, orang tua dianjurkan membatasi aktivitas fisik anak selama berpuasa.

6. Perhatikan tanda dehidrasi

Asupan cairan akan berkurang selama berpuasa. Untuk itu, orang tua perlu memperhatikan tanda dehidrasi si kecil.

Jika si kecil mengeluarkan tanda-tanda dehidrasi, maka sudahi puasanya.

Tak perlu terburu-buru mengajarkan si kecil berpuasa. Yang terpenting, anak memahami konsep puasa terlebih dahulu.

7. Jangan malu untuk memuji

Saat belajar berpuasa, orang tua perlu memberikan apresiasi dalam bentuk pujian. Pujian membuat anak merasa dihargai karena sudah berusaha.

Tak peduli berapa jam si kecil kuat berpuasa. Pujian tetap menjadi sesuatu yang penting dalam cara melatih anak puasa. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper