
BANJARMASIN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah tetap berjalan pada bulan ramadan tahun ini.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ahmad Baihaqi mengatakan, selama pembelajaran saat bulan ramadan, maka menu MBG diganti dengan kue kering atau biskuit.
“Jadi selama puasa diganti dengan kue kering sesuai juknis yang disampaikan Badan Gizi Nasional,” ucap Baihaqi, Rabu (5/3).
Menu ini juga diterapkan pada sekolah negeri non muslim yang masuk dalam MBG, meskipun mereka tidak menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, pemilihan kue kering atau biskuit sebagai pengganti makan siang masih dilihat dulu mengenai komposisinya. Apakah sudah sesuai standar dan memenuhi gizi.
“Jadi ini dimulai tanggal 6 -25 Maret nanti, kita lihat apakah sesuai standar gizi, dan MBG akan dibagikan jam 10 pagi,” katanya.
Sementara,Ketua Komisi IV, Neli Listriani berharap meski diganti dengan makanan kering, ia berharap menu itu tetap memenuhi nilai gizi. “Apalagi jika ditambah dengan susu agar bisa mencukupi nilai gizi anak,” katanya.
Ia pun berencana akan mengajak anggota Komisi IV untuk melakukan inspeksi ke lapangan untuk melihat bagaimana pelaksanaan MBG selama Ramadan. “Perlu nantu kita pantau ke lapangan untuk melihat makanan yang akan diberikan kepada siswa, mengingat aktivitas sekolah juga tidak seperti hari biasa,” ujar Neli.
Sementara, program MBG telah mencakup 14 sekolah di Banjarmasin, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, hingga SMA/SMK (Acak). Program ini melibatkan total 6.531 peserta didik. via