Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Disnaker Tapin berangkatkan empat TKI ke luar negeri sepanjang 2024

by Mata Banua
12 Februari 2025
in Daerah, Lintas
0

 

TENAGA KERJA-Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin di Rantau, Kabupaten Tapin. (foto:mb/ant)

RANTAU-Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan telah memberangkatkan empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri Sepanjang 2024.

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026
Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026

Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda Bidang Peningkatan Kualitas Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Tapin Noorhayani mengungkapkan, bahwa keberangkatan TKI dilakukan secara bertahap sepanjang 2024.

“Dari empat TKI asal Tapin, ada yang dikirim ke Jepang sebagai pelayan restoran, sementara lainnya bekerja sebagai perawat lansia di Hongkong,” ujarnya di Rantau.

Dia menambahkan, sebelum diberangkatkan para tenaga kerja harus menjalani pelatihan selama enam bulan untuk meningkatkan keterampilan mereka.

“Pelatihan lebih fokus pada soft skill, seperti penguasaan bahasa dan keterampilan yang sesuai dengan profesi mereka,” ucapnya.

Noorhayani menyebutkan, saat ini profesi perawat lansia sangat dibutuhkan di Jepang dan Hongkong, sehingga peluang bagi tenaga kerja asal Tapin cukup besar.

Selain itu, Noorhayani mengatakan jumlah pencari kerja yang terdaftar di Kabupaten Tapin sepanjang 2024 mencapai 1.379 orang.

Dari jumlah tersebut, kata dia, mayoritas adalah laki-laki sebanyak 925 orang, sementara 454 lainnya perempuan.

“Pencari kerja di Tapin sebagian besar berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), diikuti lulusan SMA, dan sarjana di peringkat ketiga,” katanya.

Bukan itu saja, Noorhayani juga mengatakan untuk program pelatihan dan penempatan kerja yang harus terus diperkuat.”Kami berharap angka pengangguran dapat ditekan dan semakin banyak tenaga kerja asal Tapin yang mampu bersaing di tingkat internasional,” tuturnya.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper