
AMUNTAI-Lapas Kelas IIB Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan budidaya berbagai macam sayuran sebagai upaya program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
“Program budidaya sayuran ini untuk mendukung swasembada pangan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas),” kata Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai di Hulu Sungai Utara, kemarin.
Dia menyebutkan, berbagai macam sayuran yang dibudidaya itu, yakni bayam, kangkung, sawi, cabai, dan jenis lainnya.”Bahkan kami berhasil panen perdana sayur kangkung, kami manfaatkan lahan areal Lapas Amuntai,” ujarnya.
Jupri mengatakan, panen perdana sayur kangkung kali ini menghasilkan lebih dari 20 kilogram, hasil tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga binaan di lapas.
Ia menjelaskan, program ini murni dikelola WBP guna menciptakan kemandirian bagi mereka agar memiliki keterampilan di bidang pertanian, sehingga nanti lebih siap saat kembali di lingkungan masyarakat.
Jupri memastikan, program yang dicanangkan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan banyak dampak positif bagi WPB, mulai dari kebutuhan pangan, pembinaan, pemberdayaan, dan yang tidak kalah penting adalah melaksanakan arahan Kemen Imipas mendukung ketahanan pangan nasional.
Salah satu WBP Lapas Amuntai, AS, mengaku senang dapat mempelajari teknik budidaya pertanian seperti tanaman sayuran.
“Selain mengisi kekosongan waktu dengan kegiatan positif, ilmu ini berguna untuk kami terapkan setelah bebas dan kembali ke lingkungan masyarakat,” ujar AS.{[an/mb03]}

