Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tapin salurkan bansos entaskan kemiskinan

by Mata Banua
19 Januari 2025
in Daerah, Lintas
0

 

BANTUAN-Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapin H. Syafrudin bersama jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sosial, di Rantau Kabupaten Tapin, Jumat (17/1/2025). (foto:mb/ant)

RANTAU- – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan sosial guna mengentaskan kemiskinan ekstrem, mengendalikan inflasi, dan penanganan stunting guna mendukung program prioritas nasional.

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026
Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapin Syafrudin mengatakan bantuan sosial ini menjadi instrumen penting untuk menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.

“Bansos yang kami salurkan mencakup bantuan kemiskinan, bantuan untuk pengendalian inflasi, dan bantuan penanganan stunting guna menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen,” ujar Syafrudin, di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.

Syafrudin menjelaskan kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai kondisi di mana pendapatan warga berada di bawah Rp500 ribu per bulan.

Dia menambahkan Dinsos Tapin memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan, seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), anak terlantar, dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Langkah strategis lainnya, kata dia, adalah melalui program bantuan usaha ekonomi produktif (UEP), yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi.”Tahun ini jumlah penerima manfaat UEP ditingkatkan dari 65 orang menjadi 100 orang, dengan bantuan modal berupa barang senilai Rp5 juta” katanya.

Syafrudin menyebutkan program UEP ini adalah upaya untuk membantu warga mengembangkan usaha, sehingga tidak hanya bergantung pada bantuan langsung.

Dia juga mengatakan pengentasan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari berbagai elemen masyarakat. “Kami optimistis program-program yang telah dirancang ini mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tapin,” ucapnya.

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper