Mata Banua Online
Jumat, Maret 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dinkes Kalsel Minta Warga Jangan Panik

by Mata Banua
12 Januari 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\Januari 2025\13 Januari 2025\5\hal 5\Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim.jpg
KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim. (Foto:mb/ant/dinkes kalsel)

BANAJRMASIN – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) meminta masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat agar tetap bugar guna mencegah penularan penyakit Human Metapneumovirus (HMPV) yang sedang perbincangan di Indonesia.

“Hingga saat ini belum ada temuan kasus HMPV di Kalsel, namun saya imbau masyarakat tetap waspada dengan menerapkan pola hidup sehat,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kalsel Muhammad Muslim di Banjarbaru, Jumat.

Berita Lainnya

Pemko Siapkan Rp 47 Miliar THR untuk ASN

Pemko Siapkan Rp 47 Miliar THR untuk ASN

12 Maret 2026
Bandara Syamsudin Noor Siap Layani 184.772 Pemudik

Bandara Syamsudin Noor Siap Layani 184.772 Pemudik

12 Maret 2026

Dia menyebutkan, dalam menjaga pola hidup sehat agar tetap bugar, masyarakat perlu berolahraga rutin, menjaga pola makanan seimbang dan bergizi, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan sanitasi, mencuci tangan, menggunakan masker jika mengalami flu, dan mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Jangan panik, namun harus tetap waspada terutama bagi individu yang memiliki risiko tertentu atau rentan,” ujarnya.

Menurut Muslim, menjaga kebugaran tubuh merupakan kunci utama mencegah penularan penyakit HMPV, karena kesehatan merupakan faktor penting untuk mencegah penyakit mengganggu fisik.

Dengan membiasakan pola hidup sehat, kata dia, tidak hanya penyakit HMPV saja yang dicegah, tetapi termasuk berbagai penyakit lainnya yang sewaktu-waktu dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Sementara, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan terdapat tiga kondisi yang memungkinkan Indonesia terkena wabah dari penyakit HMPV.

“Wabah HMPV mungkin bisa ada kalau kita tidak peduli dan tidak waspada terhadap virus ini,” kata Anggota Bidang Penanggulangan Penyakit Menular PB-IDI Prof DR Dr Erlina Burhan SpP (K) dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Erlina mengatakan virus tersebut bukanlah penyakit baru dan sudah pernah ditemukan sejak tahun 2001 di Belanda, penularannya mirip seperti COVID-19 dan Influenza yakni melalui percikan napas. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper