
BANJARMASIN – Di puncak Haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang ke-20, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin turut membagikan dua ribu (2000) bungkus makanan.
Makanan itu dibagikan gratis di posko Jalan Ahmad Yani KM 6, atau di depan Bulog Divre Kalsel, Minggu (5/1).
Posko yang disediakan Pemko Banjarmasin juga bisa digunakan para jamaah sebagai rest area saat melintas.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setdako Banjarmasin, Juli Khair mengatakan, posko tersebut buka sejak pagi untuk melayani para jamaah yang ingin menuju haul Abah Guru Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar.
“Kami sediakan makanan dan minuman bagi jamaah yang ingin beristirahat. Kita juga akan bagikan kue dan buah untuk jamaah yang lewat,” ucapnya.
Menurutnya, ribuan bungkus makanan yang akan dibagikan kepada para jamaah berasal dari sumbangan sukarela dari seluruh SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin.
Hal ini bentuk dukungan dan partisipasi Pemko Banjarmasin atas diselenggarakannya haul ke-20 Abah Guru Sekumpul. “Silakan bagi jamaah yang ingin mampir untuk beristirahat,” tutupnya.
Selain itu, Satpol PP Banjarmasin juga membuka posko dan membantu pengamanan untuk kelancaran haul guru sekumpul.
Kasatpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan posko Satpol PP akan membuka posko di kawasan SPN (Sekolah Polisi Negara) Banjarbaru.
“Kami sudah sedari dulu setiap tahunnya turut terlibat dalam pelaksanaan haul Abah Guru Sekumpul. Hal ini juga sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi, agar seluruh jajaran Satpol PP se Kalimantan Selatan bisa membantu dalam pelaksanaan haul,” kata Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin
Nantinya seluruh personel gabungan Satpol PP ini akan ditempatkan pada satu pos pelayanan terpadu. Khusus Satpol PP Banjarmasin, memiliki satu posko tersendiri untuk membantu para jamaah haul yang lewat.
“Ini karena kita sudah tiap tahun selalu membuka posko disana, yang ini sudah tahun ke 6,” katanya
Selaib itu, pemko menyiapkan segala keperluan bagi para jemaah haul. Mulai dari tempat beristirahat, tempat membagikan makanan, hingga tempat bantuan apabila kendaraan jemaah mengalami mogok.
“Biasanya kita akan menempatkan anggota sekitar 1 peleton atau sekitar 20 orang untuk bersiaga disana. Posko ini nanti, kita akan mulai dari hari Minggu hingga hari Senin,” tuturnya. via

