
BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) siap bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) yang menangani terkait bencana dan kesehatan.
Untuk itulah di gelar rapat kerja bidang di lingkungan PMI se Kalsel untuk memperkuat sinergitas tersebut.Rapat kerja bidang PMI Kalsel dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dihadiri Dewan Kehormatan PMI Kalsel Drs. H. Anang Syakhfiani, M.Si.
Ketua PMI Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah mengatakan kegiatan ini bertujuan akan menyusun semua bidang yang ada di PMI dalam rangka melakukan sinergi dengan beberapa rekan khususnya dalam penanggulangan kebencanaan dan kesehatan masyarakat, ada Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI.
“ Ini yang kita tunggu-tunggu sebenarnya sinergi bagaimana dan pola mana yang mampu kita lakukan, ternyata sebentar lagi akan dibuat Peraturan Gubernur tentang badan-badan yang melakukan penanganan kebijakan antaralain Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI.Sehingga kita tidak lagi menghadapi bencana kebingungan,” ujar Gusti Iskandar di Hotel Jelita Banjarmasin, Jumat (27/12) malam.
Kemarin mengalami bencana besar Covid-19 dimana PMI bekerja sendiri, baik mobilitas, anggaran dalainnya.Begitu juga banjir tahun 2021, PMI turun sendiri dengan kemampuan terbatas.” Tapi kalau semua stakeholder bersatu antara Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI.Insa Allah Kalsel bisa menjawab tantangan kepada masyarakat,” jelas Gusti Iskandar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel ini.
Ini juga akan disinergikan sampai kabupaten/kota, agar dilapangan jangan tidak saling kenal.” Saya mengalami beberapa waktu ini merasa PMI sendiri, padahal banyak badan dan lembaga dibawah pemerintah yang menangani hal-hal yang sama karena kesendirian ini lah PMI membuka membangun komunikasi formal dengan lembaga-lembaga yang memiliki kompetensi khusus tentang kebencanaan, kesehatan dan penyakit menularlainnya,” tambahnya. Rds

