
BANJARMASIN – Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII tahun 2024 di Banjarmasin.
Muswil PW DMI Kalsel yang dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) DMI, Dr Rahmat Hidayat tersebut dibuka Plt Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan, Sabtu (14/12).
Plt Gubernur Kalsel, H Muhidin dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan mengharapkan Muswil kali ini dapat merumuskan langkah strategis dalam memajukan memajukan peran masjid di tengah masyarakat.
Sebagaimana diketahui, sebut Muhidin, masjid memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga pusat pembinaan umat, penguatan persatuan dan pemberdayaan masyarakat di tengah perkembangan zaman sekarang.
Menurut Muhidin, peran masjid harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi maupun budaya.
DMI sebagai lembaga yang menaungi masjid-masjid di Kalsel, sebut Muhidin, memiliki tanggung jawab besar untuk membina pengelolaan masjid secara proporsional baik sebagai tempat ibadah maupun sebagai pembinaan umat.
Dalam pengelolaan masjid misalnya profesionalisme dan transparansi harus menjadi prioritas masjid perlu dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi jemaah maupun masyarakat di sekitar masjid.
Selain itu, katanya, masjid harus menjadi ruang yang inklusif dimana setiap orang merasa diterima tanpa memandang latar belakang sosial, budaya atau politik tertentu.
“Saya berkeyakinan apabila masjid dikelola secara profesional, maka nantinya masjid akan benar-benar mampu menjadi pemersatu umat,” katanya.
Muhidin juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis masjid artinya masjid dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan ekonomi umat melalui program-program seperti pelatihan keterampilan atau bazar produk lokal.
Hal itu, kata Muhidin, tentu dengan memanfaatkan potensi ini tentu saja masjid dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi berbasis syariah di Kalsel.
Disebutkannya, masjid di banua ini juga harus menjadi tempat yang menarik bagi anak-anak muda dengan program-program yang relevan dan inspiratif.
Diharapkan lagi, Muswil VIII PW DMI Kalsel ini menghasilkan keputusan yang fisioner dan bermanfaat bagi umat. Muswil diminta menjadi wahana untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik untuk menghadapi tantangan tantangan yang ada.
Sekjen PP DMI, Dr H Rahmat Hidayat menyampaikan ada 11 program DMI diantaranya program perbaikan akustik/sound system masjid dan akuistik masjid tersebut tidak harus mahal, tetapi bisa memberikan kenyamanan bagi jemaah.
Selain itu, pembuatan aplikasi masjid dan media digital, kampanye masjid bersih dan sehat, masjid ramah anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, manajemen ke-Masjidan, sertifikasi Tanah/Waqaf, arsitektur masjid, pendidikan dan dakwah, dan wisata religi berbasis masjid.
Selanjutnya diharapkan, pengurus wilayah DMI Kalsel nanti, bisa membuat program terobosan yang inovatif lagi.
Rahmat berharap, Muswil PW DMI Kalsel bisa berjalan lancar dengan suasana kekeluargaan dan salah satunya pemilihan Ketua Umum periode mendatang.
“Saya kira siapapun pengurus terpilih menjadi ketua, niatnya karena Allah SWT. Siapapun nantinya yang terpilih dan mendapat amanah hendaknya didukung bersama-sama,” ujarnya.
Sementara itu, Pjs Ketua Umum PW DMI Provinsi Kalsel, H Anwar Hadimi menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalsel dan pihak lain yang mendukung kegiatan Musw DMI ini hingga berjalan dengan lancar.
Hadimi berharap, ketua terpilih nanti bisa menjalankan segala program PW DMI Kalsel kedepan.
Ketika ditanya kesiapan menjadi Ketua PW DMI Kalsel, Hadimi menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah, jika peserta Musmil memilihnya.
“Saya siap memimpin DMI Kalsel untuk lima tahun ke depan dan melakukan terobosan dan inovasi untuk memajukan organisasi,” sebut Anwar Hadimi.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Muswil PW DMI Kalsel, H Ilham Maskuri Hamdi melaporkan, Muswil DMI diikuti pengurus DMI tingkat wilayah, daerah dan lembaga otonom se-Kalsel.
Tujuan kegiatan untuk penyampaian pertanggungjawaban PW DMI periode 2011-2024, penyusunan program kerja untuk kepengurusan periode 2024-2029 dan memilih pengurus dan susunan keanggotaan baru.
Pembukaan Muswil ditutup dengan doa yang dipandu Ketua Dewan Pengarah PW DMI Kalsel, KH Khairani Idris. sal/adpim/ani

