
TANJUNG – Masih dalam suasana perayaan hari jadi Kabupaten Tabalong ke-59, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPPTPH) menggelar lomba memancing di Hikun Agri Park Tanjung, Sabtu (14/12).
Lomba memancing diketahui diperuntukkan bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tabalong maupun instansi vertikal.”Lomba ini diperuntukkan bagi ASN maupun instansi vertikal yang dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama dihitung dari banyaknya ikan yang didapat, sedangkan sesi kedua dihitung dari beratnya,” jelas Kepala DKPPTPH, Fahrul Raji.
Ia juga menyebutkan, dalam lomba ini pihaknya telah menebar sekitar 500 kilogram ikan mas dan ikan mas master sekitar 50 kilogram di Kolam Hikun Agri Park.”Tadi kita telah menebar sekitar 500 kilogram ikan master dan 50 kilogram ikan master. Ikan-ikan ini berasal dari hasil budidaya kelompok perikanan lokal di sejumlah desa seperti Desa Kambitin, Desa Jaro, dan di Kecamatan Kelua,” sebutnya.
Selain memeriahkan hari jadi Kabupaten Tabalong yang ke-59, lomba memancing ini juga sekaligus untuk mempromosikan dan memperkenalkan Hikun Agri Park Tanjung sebagai kawasan wisata edukasi pertanian.
“Setiap yang datang kesini biasnaya langsubg kami arahkan mereka untuk menanam dan membeli bibit di sini, pada setiap bulannya pasti ada beberapa sekolah TK hingga SD yang berkunjung,” tuturnya.
Fahrul raji juga mengatakan, Pemerintah pada awalnya membangun Hikun Agri Park dengan luas lahan sekitar 1,8 hektare sejak 2019 dan diresmikan pada Desember 2020.”Awal mulanya Hikun Agri Park hanya memproduksi tanaman dan sayuran, kemudian muncul sebuah ide untuk menjadikannya juga sebagai kebun buah dan sayur yang bisa menjadi contoh untuk masyarakat terutama para petani,” ungkapnya.
Pihaknya juga akan berupaya untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas Hikun Agri Park, agar dapat menjadi tempat wisata yang mengedukasi.”Kita pastinya akan selalu terus berupaya mengembangkan Hikun Agri Park sebagai salah satu ikon Kabupaten Tabalong, sekaligus destinasi wisata edukasi tentang pertanian bagi masyarakat yang datang,” pungkasnya.yan/rds

