
RANTAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapin mengungkapkan hasil rekapitulasi pleno tingkat kecamatan dalam Pilkada Serentak 2024 menunjukkan tingginya partisipasi pemilih di pemilihan gubernur (pilgub) pilgub mencapai 78,64 persen, sementara pemilihan bupati (pilbup) 84,32 persen.
Ketua KPU Tapin Fakhrian Noor mengatakan, pada pemilihan pilgub pasangan Muhidin-Hasnur unggul telak dengan perolehan 95.138 suara atau 89,01 persen dari total suara sah, sementara pasangan Raudatul-Rozanie hanya meraih 11.748 suara atau 10,99 persen dari total suara sah.
“Ini membuktikan bahwa pasangan Muhidin-Hasnur memiliki basis dukungan yang sangat kuat di Tapin. Dari total 120.253 suara yang masuk, sebanyak 13.367 suara dinyatakan tidak sah,” ujarnya, Sabtu (30/11).
Ia menjelaskan, pilbup juga menghasilkan kemenangan bagi pasangan H Yamani-H Juanda dengan memperoleh 83.889 suara atau 73,15 persen, mengungguli pasangan dr Milhan-Habib Farid Assegaf yang hanya mengumpulkan 30.798 suara atau 26,85 persen dari total 120.150 suara masuk dan 5.463 suara tidak sah.
“Partisipasi pemilih di pilbup sangat menggembirakan, bahkan lebih tinggi dibanding pilgub,” kata Fakhrian.
Menurutnya, hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap pasangan calon bupati yang di usung. “Ini adalah buah dari kami terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih, Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kontribusi dari daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK), masing-masing mencatatkan 497 pemilih tambahan untuk pilgub dan 529 untuk pilbup. “Meski terlampau kecil, ini tetap memperlihatkan antusiasme pemilih di luar DPT,” pungkasnya. ant

