Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Angin Kencang Landa Kabupaten Banjar

by Mata Banua
10 November 2024
in Daerah, Lintas
0

 

ANGIN KENCANG-Tujuh rumah warga di Desa Sungai Pinang Baru, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar rusak setelah dihantam angin kencang (puting beliung), Sabtu (9/10) petang. Sejumlah petugas juga membersihkan ruas jalan dari pohon yang tumbang. (foto:mb/ist)

MARTAPURA, – Tujuh rumah warga di Desa Sungai Pinang Baru, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar rusak setelah dihantam angin kencang (puting beliung), Sabtu (9/10) petang. Kalimantan Selatan dalam status siaga bencana hidrometeorologi berupa banjir, angin kencang dan tanah longsor (batingsor).

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026
Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, Minggu (10/11) dalam laporan kebencanaannya menyebutkan, hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Banjar yang menyebabkan tujuh rumah warga di Kecamatan Sungai mengalami kerusakan. “Ada tujuh rumah yang dihuni 22 jiwa mengalami kerusakan sedang hingga berat, karena disapu angin,” tutur Suria.

Salah satu rumah yang rusak akibat angin kencang adalah rumah milik Nor Rahman, Sekretaris Desa Sungai Pinang Baru. Kerusakan mencapai 80 persen mengharuskan keluarga tersebut mengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian akibat kerusakan rumah warga diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Upaya penanganan tanggap darurat di lapangan telah dilakukan petugas,” kata Suria, demikian dikutip dari milis {{Landskap}}.

Sebelumnya angin kencang tercatat beberapa kali, menyebabkan tumbangnya pepohonan dan merusak rumah warga di sejumlah daerah di Kalsel.

Pantauan Media, hujan deras disertai angin kencang dan petir terus terjadi di sebagian wilayah Kalsel dalam sepekan terakhir. Kalsel sendiri saat ini, dalam status siaga bencana hidrometeorologi atau banjir, angin kencang dan tanah longsor (batingsor).

BPBD Kalsel telah menghimbau Pemda di 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut untuk mewaspadai ancaman bencana batingsor, dengan melakukan mitigasi dan memperkuat SDM serta perlengkapan penanganan bencana.{[mb03}}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper