
TANJUNG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong menyosialisasikan literasi digital kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) sebagai penguatan Smart Economy untuk mendukung Smart City.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Smart Economy untuk Mendukung Smart City Kabupaten Tabalong” tersebut, dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Tabalong, M Fitri Hernadi, di Aula Tanjung Puri, Kamis (31/10).
Kepala Bidang Pengembangan Kota Cerdas Dinas Kominfo Kabupaten Tabalong, Hj Ruzaida Fitriani, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan mengatakan, kegiatan diikuti oleh puluhan pelaku UMK dari beragam usaha yang digeluti di daerah ini.
“Pelaku UMK yang mengikuti kegiatan ini ada yang usahanya bersifat rumahan, pemilik toko kelontong, pedagang di pasar, pemilik warung dan lainnya. Mereka diajarkan memanfaatkan media digital untuk dapat semakin memajukan usahanya,” katanya.
Ia juga menjelaskan, Tabalong termasuk Kabupaten/Kota yang dipilih oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi role model implementasi Smart City atau Kota Cerdas sejak Tahun 2018.
“Evaluasi Smart City rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Kementerian Kominfo bersama 5 Kementerian lainnya, guna mengukur tingkat keberhasilan implementasi gerakan Smart City di daerah secara nasional,” jelasnya.
Menurutnya, Implementasi gerakan Smart City Kabupaten Tabalong berhasil masuk delapan besar nasional dari 130 kabupaten/kota pelaksana Smart City di seluruh Indonesia. “Bahkan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, gerakan Smart City Tabalong meraih nilai tertinggi dengan indeks skor implementasi mencapai angka 3,38 pada akhir tahun 2023 lalu,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi digital bagi pelaku usaha mikro kecil. Pelaku UMK dapat adaptif, memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat.
“Demikian pada gilirannya akan memperkuat dimensi smart economy untuk mendukung pengembangan Smart City di Kabupaten Tabalong,” tandas Kabid PKC lagi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dr Asep Iwa Hidayat (PPSDM Regional Bandung), Kepala Loka POM Tabalong, Taufiqurrohman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Norzain A Yani, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan dan Sekretaris Diskominfo.yan/rds

