
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah melantik jajaran menteri dan wakil menteri pada Senin (21/10). Terdapat 48 menteri dan 56 wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih, diklaim sebagai kabinet paling gemuk sejak Orde Baru hingga Reformasi.
Presiden Prabowo Subianto melantik jajaran wakil menteri pada Senin (21/10) sore, beberapa jam setelah presiden baru Indonesia tersebut melantik menteri dalam Kabinet Merah Putih pada Senin pagi.
“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?”
Presiden Prabowo Subianto menanyakan hal itu kepada menteri dan pejabat setara menteri di Istana Negara, Senin (21/10) pagi. “Bersedia,” kata mereka.
Selain jajaran menteri, Presiden Prabowo juga melantik pejabat setingkat menteri. Mereka adalah Jaksa Agung, Kepala dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Kepala Kantor Komunikasi Presiden, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional.
Mengutip BBC News, Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional. Sebelumnya dia menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di masa Presiden Joko Widodo
Setelah melantik para menterinya, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan foto bersama di tangga Istana Negara. Mereka didampingi jajaran para menterinya.
Prabowo juga telah melantik para wakil menteri di tempat yang sama pada Senin (21/10) sore.
Ada sebanyak 56 wakil menteri yang dilantik. Beberapa di antara mereka dikenal publik secara luas, misalnya Taufik Hidayat yang merupakan mantan atlet bulutangkis peraih medali emas di Olimpiade Athena 2004.
Taufik ditunjuk sebagai wakil menteri pemuda dan olahraga. Dalam komentarnya kepada media di Istana Negara, Taufik mengaku tidak bisa menjelaskan target kerja selama 100 hari ke depan.
“Kalau ditanya 100 hari ke depan, saya harus koordinasi dengan [Menpora] Pak Dito karena saya enggak bisa berjalan sendiri. Apa yang beliau inginkan lebih baik lagi,” ujar Taufik.
Selain Taufik, ada penyanyi Giring Ganesha yang ditunjuk sebagai wakil menteri kebudayaan. Giring merupakan mantan vokalis band Nidji yang kemudian beralih profesi sebagai politikus dengan menjabat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia periode 2019–2023.
Saat ditanya fokus kerjanya, Giring mengelak. “Lebih baik Pak Menteri [Fadli Zon] langsung yang akan menyampaikan fokus-fokusnya. Karena jujur baru pertemuan sekali, jadi belum tajam juga kan. Tapi yang jelas Pak Fadli Zon luar biasa. Dia sudah punya banyak rencana, nanti tinggal pembagian tugasnya seperti apa dan langsung kerja.”
Sosok wakil menteri lainnya adalah Veronica Tan, yang ditunjuk sebagai wakil menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Veronica mengaku dirinya diminta untuk menggiatkan Posyandu untuk ibu hamil dan bayi oleh Prabowo Subianto.
“Pak Prabowo itu minta Posyandu digiatkan lagi, jadi imunisasi tahap pertama itu kan penting ya, bagaimana membuat ibu bisa kasih ASI untuk anak keluar kandungan,” kata Veronica Tan kepada wartawan.
Sejumlah media melaporkan, setelah acara pelantikan, para menteri dan wakilnya akan mengikuti pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Pembekalan itu rencananya akan berlangsung pada 25-27 Oktober 2024.
Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) terpilih, Prasetyo Hadi, membenarkan rencana Presiden Prabowo Subianto
“Ada rencana, ada rencana beliau akan mengumpulkan kita kembali dalam satu kegiatan di Akademi Militer,” kata Prasetyo di Jakarta, Senin (21/10).
Prasetyo mengungkap, selain pembekalan, Prabowo juga akan menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintah yang disertai petunjuk dan arahan teknis kepada masing-masing kementerian.
Pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, Lina Mifthahul Jannah mengatakan, banyaknya dari kementerian yang dipecah itu dinilai tidak berdasar ada kajian atau evaluasi yang jelas.
Menurut Lina, gemuknya kabinet ini bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi. Bukannya semakin efisien, kabinet gemuk dapat memperpanjang dan memperumit alur birokrasi, serta memicu tumpang tindih kewenangan. Belum lagi implikasinya terhadap anggaran yang membengkak.
Berikut Daftar Menteri Kabinet Merah Putih:
1. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Budi Gunawan
2. Menteri Koordinator Bidang Hukum Ham, Imigrasi dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra
3. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
4. Menteri Koordinator Bidang Pangan: Zulkifli Hasan
5. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno
6. Menteri Koordinator Bidang Pemerdayaan Masyarakat: Muhaimin Iskandar
7. Menteri Kordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono
8. Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi
9. Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
10. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
11. Menteri Luar Negeri: Sugiono
12. Menteri Agama: Nasaruddin Umar
13. Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas
14. Menteri Hak Asasi Manusia: Natalius Pigai
15. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto
16. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
17. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti
18. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi: Satrio Sumantri Brodjonegoro
19. Menteri Kebudayaan: Fadli Zon
20. Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
21. Menteri Sosial: Saifullah Yusuf
22. Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli
23. Menteri Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI: Abdul Kadir Karding
24. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
25. Menteri Perdagangan: Budi Santoso
26. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia
27. Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dodi Hanggodo
28. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait
29. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto
30. Menteri Transmigrasi: Iftitah Suryanegara
31. Menteri Perhubungan: Dudy Purwagandhi
32. Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid
33. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
34. Menteri Kehutanan: Raja Juli Antoni
35. Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
36. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Nusron Wahid
37. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy
38. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widiantini
39. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir
40. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional: Wihaji
41. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Hanif Faisol
42. Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Penanaman Modal: Rosan Roeslani
43. Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
44. Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman
45. Menteri Pariwisata: Widianti Putri
46. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya
47. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi
48. Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
49. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin
50. Kepala BIN Muhammad Herindra
51. Kepala Staf Kepresidenan Letjen (Purn) AM Putranto
52. Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi
53. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan
Berikutnya Daftar Wakil Menteri:
WAMEN Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Lodewijk Freidrich Paulus, Wamen Koordinator Hukum HAM Imigrasi dan Pemasyarakatan: Otto Hasibuan, Wamen Setneg: Bambang Eko Suhariyanto, Juri Ardiantoro, Wamendagri: Bima Arya Sugiarto, Ribka Haluk, Wamenlu: Armanatha Nasir, Anis Matta, Arief Hafas Oegroseno.
Wamenhan: Donny Ermawan Taufanto, Wamenag: Romo Syafii, Wamen Hukum: Eddy Hiariej
Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan: Silmi Karim, Wamen HAM: Mugianto, Wamenkeu: Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara, Anggito Abimanyu, Wamen Dikdasmen: Fajar Riza Ul Haq, Atip Latifulhayat, Wamen Dikti Sains dan Teknologi: Fauzan, Stella Christie
Wamen Kebudayaan: Giring Ganesha, Wamen Kesehatan: Dante Saksono, Wamensos: Agus Jabo Priyono, Wamenaker: Imanuel Ebenezer, Wamen Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI: Christina Aryani, Zulfikar Ahmad Tawalla, Wamenperin: Faisol Riza
Wamendag: Dyah Roro Esti Widya Putri, Wamen ESDM: Yulliot, Wamen PU: Diana Kusumastuti
Wamen PR: Fahri Hamzah, Wamendes: A Riza Patria, Wamen Transmigrasi: Viva Yoga Mauladi, Wamenhub: Suntana, Wamen Kominikasi dan Digital: Angga Raka Prabowo, Nezar Patria, Wamentan: Sudaryono, Wamen Kehutanan: Sulaiman Umar, Wamen KKP: Didiet Herdiawan, Wamen ATR/BPN: Ossy Dermawan.
Wakil Bappenas: Febrian Alfianto Ruddyard, Wamen PAN-RB: Purwadi, Wamen BUMN: Kartiko Wiroatmojo, Aminuddin Ma’ruf, Dony Oskaria, Wakil BKKBN: Isyana Bagoes Oka, Wamen Lingkungan Hidup: Diaz Hendropriyono, Wamen Investasi Hilirisasi : Todotua Pasaribu.
Wamenkop: Feri Joko Juliantono, Wamen UMKM: Helvi Yuni Moraza, Wamen Pariwisata: Ni Luh Puspa, Wamen Ekonomi Kreatif: Umar BA, Wamen PPA: Veronica Tan, Wamenpora: Taufik Hidayat, Wakil KSP: Qodari. web

