Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Desa Kamayahan Wakili HSU Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga

by Mata Banua
16 Oktober 2024
in Daerah, Lintas
0

 

KUALITAS KELUARGA-Desa Kamayahan Wakili HSU penilaian peningkatan kualitas keluarga. (foto:mb/ist)

AMUNTAI-Desa Kamayahan Kecamatan Amuntai Utara wakili Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024.

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026
Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026

Kedatangan Tim penilai Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah Tingkat Provinsi Kalsel, bertempat dibalai desa kamayahan, Selasa (15/10/2024), yang disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) HSU Adi Lesmana beserta Pejabat dan Kepala SKPD terkait, TP PKK HSU serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatannya Sekda HSU Adi Lesmana menyampaikan, melalui kegiatan tersebut agar dapat menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran, khususnya para anggota keluarga untuk senantiasa berupaya memperbaiki kualitas kehidupan secara berkelanjutan.

“Sehingga akan membentuk dan mewujudkan keluarga-keluarga yang memiliki ketahanan, mampu mewujudkan kesejahteraan keluarga, harmonis, lestari, berkarakter, sehat, sejahtera, tegar dan tangguh menghadapi permasalahan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, dirinya mengingatkan untuk selalu berusaha menerapkan fungsi-fungsi keluarga, seperti keagamaan, kesehatan, kasih sayang, pendidikan, reproduksi, sosialisasi, budaya, ekonomi sampai pada pelestarian lingkungan.

“Apa yang menjadi harapakan kita untuk mencegah stunting sekaligus mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera dapat kita wujudkan melalui lingkungan terkecil yaitu keluarga,”imbuh Sekda HSU.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan penilaian peningkatan kualitas keluarga dimulai dengan mendata kondisi kualitas sumber daya alam, sarana, prasarana serta kondisi masing-masing keluarga.

“Dengan mengatahui kondisi tersebut akan memudahakan intervensi terhadap kelemahan yang ada, dengan melibatkan dinas terkait, instansi dan organisasi terkait lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, program peningkatan kualitas keluarga daerah tidak hanya menilai kualitas keluarga, akan tetapi juga menilai kualitas yang meliputi aspek kesehatan, ekonomi, sosial dan pendidikan.

“Dengan demikian dapat memberikan pemahaman kepada keluarga menganai pentingnya nilai-nilai keluarga dan membantu mereka meningkatkan keluarga,”tambahnya.{mc/mb03}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper