Mata Banua Online
Jumat, Januari 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Wardi Ditemukan Tewas Terjepit Batu

by Mata Banua
6 Oktober 2024
in Indonesiana, Tabalong
0
D:\2024\Oktober 2024\7 Oktober 2024\2\Wardi Ditemukan Tewas Terjepit Batu.jpg
EVAKUASI – Petugas saat mengevakuasi Wardi yang tewas tertimpa batu di Gunung Naringgit, Desa Pangelak, Kecamatan Upau, Sabtu (5/10) siang.(foto:mb/ist)

TANJUNG – Satuan Reserse Kriminal Polres Tabalong bersama Polsek Upau melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat atas nama Wardi (61), yang tewas terjepit batu di Gunung Naringgit, Desa Pangelak, Kecamatan Upau, Sabtu (5/10) siang.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Ps Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno mengatakan, menurut keterangan salah seorang saksi bernama Irwansyah, pada Sabtu (5/10) sekitar pukul 06.15 Wita, ia datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil truk warna kuning dengan maksud mengangkut batu gunung yang telah di pecah oleh korban.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap.jpg

Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Laka Lantas Tewaskan Dua Pengendara.jpg

Laka Lantas Tewaskan Dua Pengendara

14 Januari 2026

“Namun saat saksi tiba di pondok yang biasa digunakan Wardi untuk istirahat, ia tidak mendapati korban di sana. Setelah sekitar 10 menit menunggu, Irwansyah berinisiatif mengecek ke bukit tempat korban biasa bekerja menumpuk batu gunung yang sudah di pecah,” jelasnya.

Tetapi sesampainya di lokasi kejadian, lanjut dia, saksi melihat korban sudah dalam keadaan terjepit batu yang di duga terjatuh saat ia bekerja.

“Saksi Irwansyah kemudian menuruni bukit dan bertemu saksi Suriansyah untuk menyampaikan bahwa di atas bukit ia menemukan korban dalam posisi terjepit batu dan di duga telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Para saksi kemudian menghubungi Polsek Upau dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Setelah mendapatkan laporan, petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD H Badaruddin Kasim Maburai.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar pihak medis RSUD H Badaruddin Kasim Maburai, ditemukan pada bagian kepala terdapat luka robek berukuran kurang lebih 4 cm di sisi sebelah kiri.

“Kemudian pada lengan mayat terlihat sudah kaku dan bagian kaki terdapat patah tulang terbuka pada kedua tungkai bawah, serta pendarahan masih terlihat. Penyebab kematian di duga akibat pendarahan dan patah tulang terbuka di kedua tungkai bawah, diperkirakan korban meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan,” pungkasnya.

Dari kejadian tersebut pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi, dan menerima kejadian yang di alami karena musibah dan bersedia membuat pernyataan. Yan

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper