Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pansus Haji Endus Indikasi Kecurangan Kemenag

Mendaftar 2024, 3.500 Jemaah Langsung Diberangkatkan

by Mata Banua
4 September 2024
in Headlines
0

 

Foto: dtk SIDAK KEMENAG – Panitia Khusus (Pansus) Angket Penyelenggaraan Haji 2024 DPR RI saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Jakarta, Rabu (4/9).

JAKARTA – Anggota Pansus Haji DPR Fraksi PKB Marwan Jafar menyatakan, pihaknya mengendus indikasi dugaan kecurangan Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam pelaksanaan perjalanan ibadah haji RI 2024.

Berita Lainnya

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

11 Januari 2026
Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

11 Januari 2026

“Ada banyak kecurangan yang sudah dliakukan oleh Kemenag ini,” kata Marwan usai sidak ke Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Rabu (4/9) siang, seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Marwan mencontohkan salah satunya ialah jemaah haji yang baru mendaftar pada 2024, ternyata bisa langsung berangkat di tahun ini juga.

Ia menyebut pihaknya menemukan setidaknya sekitar 3.500 jemaah yang tanpa harus menunggu langsung diberangkatkan tahun ini untuk beribadah haji.

Marwan pun menduga ada pihak-pihak di Kemenag yang mempermainkan jadwal keberangkatan itu.

“Dan itu tangan-tangan tertentu itu siapa ya, kita bisa tebak kalau di atasnya direktur, di atasnya lagi berarti dirjen, di atasan lagi berarti menteri. Di antara orang-orang itu lah yang kira-kira membuat intervensi carut marutnya haji 2024 ini,” ujar dia.

Marwan pun berkesimpulan bahwa temuan Pansus sejauh ini telah terjadi penyalahgunaan wewenang oleh Kemenag.

Ia menduga terdapat dugaan gratifikasi atau penyimpangan keuangan dalam pelaksanaan haji tahun ini.

“Bukan hanya kesimpulan tentang itu. Tetapi soal haji khusus itu patut diduga ada gratifikasi atau penyimpangan keuangan di situ dan kita bisa mengundang pihak-pihak aparat hukum untuk bicara di pansus,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Pansus Haji, Marwan Dasopang mengatakan Kepala Subdirektorat Data dan Sistem Informasi Haji, Hasan Affandi ternyata berada di kantor ketika anggota Pansus Haji melakukan sidak ke Kementerian Agama (Kemenag).

Marwan mengungkapkan, Hasan mangkir dalam Rapat Pansus kemarin karena disebut oleh Sekjen Kemenag tengah bertugas ke Mekkah, Arab Saudi.

“Kami mendapat kabar saksi yang kita panggil di hari kemarin tidak bisa hadir karena melaksanakan tugas dan ditugaskan ke Mekkah dalam rangka perubahan teknis pendaftaran jemaah haji. Jadi ada IT baru yang akan diterapkan oleh pemerintah Saudi, mereka diutus ke sana,” kata Dasopang usai sidak ke Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (4/9).

Ia menyebut, pansus menaruh curiga atas pengakuan itu, sehingga akhirnya mereka pun memutuskan untuk melakukan sidak pada Rabu.

“Kami curiga, ada dua hal kecurigaan, satu mengulur, kedua jangan-jangan orangnya ada di sini, maka kita datang ke sini, ternyata orangnya ada namanya Hasan Affandi, yang tadi loh, yang di atas itu,” katanya.

Marwan pun menyebut akan menegur Sekjen Kemenag yang menyampaikan bahwa Hasan tengah bertugas ke Mekkah. “Kita akan tegur nih Sekjen yang memberi tahu bahwa mereka ini berada di luar,” ujar Marwan Dasopang.

Anggota Pansus Haji Marwan Jafar berpandangan pejabat di Kemenag terkesan menghindar jika dipanggil oleh Pansus.

“Jadi Kementerian Agama ini, pejabat-pejabatnya sengaja menghindar dan memang tidak mau datang di Pansus karena memang ada banyak kecurangan yang sudah dilakukan oleh Kemenag ini,” kata Marwan.

Seyogyanya Pansus Haji DPR dipimpin Marwan Dasopang melakukan sidak ke Kantor Kemenag dan berencana menggelar diskusi dengan Hasan Affandi. Mereka meminta penjelasan soal pengelolaan sistem antrean jemaah Haji 2024.

Anggota Pansus Haji mempertanyakan bagaimana prosedur bagi jemaah haji yang baru mendaftar pada 2024 ini bisa langsung berangkat di tahun ini juga.

Marwan Dasopang menyebut perihal itu berkaitan dengan aspek keadilan bagi seluruh jemaah haji.

Ia menyampaikan temuan itu terjadi di tengah adanya juga jemaah yang harus rela menunggu lama untuk berangkat haji ke tanah suci. web

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper