Mata Banua Online
Kamis, Februari 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bapanas Blak- blakan Ungkap Stok Beras

by Mata Banua
4 September 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\September 2024\5 September 2024\7\Halman ekonomi (05 Sept )\sdv.jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) me­laporkan bahwa sebanyak 1,39 juta ton be­ras diamankan Perum Bulog per 2 September 2024. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, men­yampaikan, total stok beras nasional yang ber­hasil diamankan Perum Bulog terdiri dari 1,30 juta ton di gudang Perum Bulog dan beras im­por 84.750 ton masih dalam perjalanan ke In­donesia.

Berita Lainnya

Harga Ayam dan Telur Resahkan Emak-emak

Harga Ayam dan Telur Resahkan Emak-emak

18 Februari 2026
Harga Emas Antam Melorot Rp40 Ribu

Harga Emas Antam Melorot Rp40 Ribu

18 Februari 2026

“Saat ini stok beras perum bu­log secara nasional per 2 Sep­tember 1,39 juta ton, stock on hand 1,31 juta ton, dalam per­ja­lanan sebesar 84.750 ton, dan stok Bulog saat ini terbesar di kab/kota,” kata Arief dalam rapat de­ngar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Par­le­men, Rabu.

Dalam paparan yang di­sam­pai­kan Arief, realisasi pengadaan be­ras baik dari dalam negeri maupun luar negeri mencapai 3,56 juta ton.

Secara terperinci, realisasi pe­ng­adaan beras dalam negeri men­capai 1,01 juta ton yang terdiri da­ri cadangan beras pemerintah se­banyak 625.536 ton dan ko­mer­sial 391.714 ton.

Kemudian, realisasi pe­ng­a­da­an beras dari lu negeri mencapai 2,54 juta ton. Sementara itu, hi­ng­ga Agustus 2024 pemerintah te­lah menyalurkan beras SPHP se­banyak 1,04 juta ton, 367 ton un­tuk tanggap darurat, dan go­longan anggaran sebanyak 55.568 ton.

Untuk bantuan pangan di 2024, pihaknya setidaknya telah men­yalurkan 658.133 ton untuk ta­hap I, 653.238 ton untuk tahap II, dan 216.557 ton untuk tahap III. Dengan demikian, total pen­yaluran beras dari Perum Bulog men­capai 2,62 juta ton.

Adapun, Perum Bulog me­ng­­antongi penugasan impor beras se­banyak 3,6 juta ton hingga ak­hir 2024.

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi sebelumnya mengungkapkan, setidaknya 2,4 juta ton beras impor sudah masuk ke Indonesia hingga akhir Juli 2024.

Terbaru, Perum Bulog dalam wak­tu dekat akan melakukan kontrak untuk mendatangkan 300.000 ton beras. Dengan de­mikian, total beras yang telah di­da­tangkan BUMN Pangan ini men­capai 2,7 juta ton. Ke­mu­dian, Perum Bulog sudah men­da­pat komitmen untuk memasok se­kitar 900.000 ton beras ke Tanah Air.

Dia mengharapkan, ke­se­lu­ruh­an penugasan dapat masuk ke In­donesia sebelum Desember 2024. “Jadi totalnya kira-kira 2,7 juta ton [yang sudah masuk ke In­donesia] sehingga sisanya 900.000 ton lagi dari 3,6 juta ton, kita berharap semuanya akan bisa masuk sebelum Desember 2024,” tuturnya. bisn/mb06

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper