Mata Banua Online
Kamis, Januari 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Tanbu Luncurkan Program DigiPedas

by Mata Banua
22 Agustus 2024
in Daerah, Tanah Bumbu
0

 

DIGIPEDAS-Kepala Dinas PMD Tanbu, Samsir saat berikan sambutan peluncuran Digipedas di Batulicin. (foto:mb/ist)

BATULICIN-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel, meluncurkan program inovatif bernama Digipedas, yang bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di pedesaan, kemarin.

Berita Lainnya

Bupati Tanbu Lantik 21 Pejabat

Bupati Tanbu Lantik 21 Pejabat

7 Januari 2026
Pangdam XXII Tambun Bungai Bersama Bupati Tanbu Resmikan Mushola Al Istiqomah

Pangdam XXII Tambun Bungai Bersama Bupati Tanbu Resmikan Mushola Al Istiqomah

6 Januari 2026

Digipedas, singkatan dari Digitalisasi Penyaluran dana transfer desa , dirancang untuk memberdayakan masyarakat desa agar lebih melek teknologi dan mampu memanfaatkan potensi digital guna meningkatkan perekonomian lokal.

Launching aplikasi Digipedas ini, dilakukan olah Kepala DPMD Tanah Bumbu, Samsir di ruang kerjanya, acara dihadiri perwakilan desa dan camat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Dinas PMD Tanbu, Samsir mengatakan, bahwa selama ini kita kesulitan dalam hal pengurusan administrasi, terkait dengan pemberkasan yang berhamburan dan apa bila ada aparat desa dan kepala desa yang ingin melakukan penyaluran harus antri yang lama, terkadang sudah antri lama, namun berkasnya RAB, sehingga kita harus kembali memperbaikinya ke desa lagi.

“Merespon akan kesulitan Kades dalam laporan administrasi yang membutuhkan waktu lama itu, kami DPMD Tanbu menciptakan Digitalisasi penyaluran dana transfer Desa (Digi Pedas),”ujar Samsir.

Samsir menjelaskan, Digi pedas itu adalah semua sekarang ini harus melalui online. Dari mulai tingkat desa meng-upload sehingga konek ke kecamatan, setelah camat memverifikasi dan itu benar, kemudian ke kecamatan meng-upload ke Kabupaten, kemudian dari kabupaten memverifikasi dan syarat-syaratnya benar kemudian dari Kabupaten ke Badan Pengelolaan Aset Desa dan berlanjut ke Bank Kalsel.

Kehadiran Digipedas ini, lanjut Samsir, merupakan solusi terbaik dalam melaksanakan pelayan Birokrasi di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Di aplikasi Digipedas ini, pihak desa saat meng-upload berkas, dan laporannya ada salah, maka aplikasi ini tentunya akan menolak jika berkas tersebut ada kekurangan laporan maka otomatis akan menolak sendiri, begitu juga di Kecamatan, dan Kabupaten, ujar Samsir.

Jadi aplikasi Digipedas ini pertama kita hanya 12 Desa, namun setelah kita kroscek, dengan kawan-kawan di Kemendagri ternyata aplikasi ini mampu terpenuhi 152 Desa di Tanbu setelah berjalan dua bulan lamanya, kata Samsir.{[alf/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper