Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kadispar Harap Empat Wisata Berikan Kontribusi PAD

by Mata Banua
20 Agustus 2024
in Indonesiana, Tanah Laut
0
D:\2024\Agustus 2024\21 Agustus 2024\2\Kadispar Harap Empat Wisata Berikan Kontribusi PAD.jpg
BENDERA Merah Putih sepanjang 250 meter dengan lebar empat meter di bentangkan di kawasan Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.(foto:mb/ant)

PELAIHARI – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata (Plt Dispar) Kabupaten Tanah Laut Mohammad Syahid menyebutkan, empat tempat wisata di Bumi Tuntung Pandang diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah  (PAD).

“Ke empat tempat wisata itu, Pantai Batakan Baru, Pantai Takisung, Air Terjun Bajuin, dan Panrai Swarangan,” ujarnya, Senin (19/8).

Berita Lainnya

Haji Fani Terima Penghargaan dari Menkum RI

Haji Fani Terima Penghargaan dari Menkum RI

1 Februari 2026
Supian HK Dorong Akses Hukum hingga Desa

Supian HK Dorong Akses Hukum hingga Desa

1 Februari 2026

Menurutnya, dari ke empat tempat wisata itu, kontribusi untuk daerah yang bersumber dari Pantai Swarangan akan di pungut mulai Januari 2025.

“Dari tiga tempat wisata yang sudah menyuplai untuk pendapatan asli daerah, terbanyak adalah Pantai Batakan Baru,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk Pantai Takisung dan Air Terjun Bajuin fungsinya hanya untuk membantu dari pantai-pantai lainnya saja.

“Kalau di ibaratkan, pendapatan dari Pantai Takisung dan Air Terjun Bajuin 1/3 dari pendapatan di Pantai Batakan Baru, karena satu fasilitas di pantai tersebut sudah mumpuni,” terangnya.

Ia menambahkan masih ada beberapa lagi tempat wisata yang jadi pengembangan, seperti di Gunung Kayangan, Mina Tirta, dan Batu Lima.

“Kami tidak menambah objek wisata baru di bawah binaan Pemkab Tanah Laut, tetapi kami memaksimalkan manfaat untuk PAD,” katanya.

Ia berharap ke depan wisata Tanah Laut harus lebih baik dan harus maju lagi, karena pariwisata pada rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Tanah Laut 20 tahun akan datang merupakan sektor yang utama selain pertanian.

“Pariwisata di minta meningkatkan pengunjung. Di  RPJP Tanah Laut itu, pariwisata merupakan sektor utama,” pungkasnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper