Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Tapin evaluasi kebijakan untuk kemaslahatan masyarakat

by Mata Banua
14 Agustus 2024
in Daerah, Tapin
0

 

BIMBINGAN TEKNIS-Pemkab Tapin saat menggelar bimbingan teknis bagi aparatur jabatan fungsional terkait penyusunan dokumen rekomendasi kebijakan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (foto:mb/ant)

RANTAU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengevaluasi kebijakan publik untuk kemaslahatan dan memberikan kemanfaatan bagi kepentingan hidup masyarakat.

Berita Lainnya

Bupati Tanah Bumbu Hadiri Pengumuman Swasembada Pangan

Ketua TP PKK Dan Jajaran Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Desa Marampiau

11 Januari 2026
Konsep Otomatis

Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD Tapin Tahun 2027

8 Januari 2026

“Evaluasi kita lakukan. Bahkan kita berikan bimbingan teknis kepada aparatur jabatan fungsional terkait penyusunan dokumen rekomendasi kebijakan guna meningkatkan kualitas kebijakan yang ada di daerah,” kata Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin di Rantau.

Dia menjelaskan, langkah ini sebagai tindak lanjut dari laporan hasil evaluasi reformasi birokrasi periode 2023, terhadap hasil capaian pelaksanaan indeks kualitas kebijakan di Kabupaten Tapin.

“Kami diminta untuk meningkatkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten untuk melaksanakan kegiatan kajian dan analisis pada seluruh proses kebijakan yang dilakukan, dan kami perlu mengoptimalkan peran pejabat fungsional agar kualitas kebijakan semakin baik,” ujarnya.

Menurut Syarifuddin, saat ini kebijakan yang dihasilkan pemerintah daerah dari waktu ke waktu masih belum sepenuhnya maksimal. Hal ini berdasarkan hasil proses kajian dan analisis kebijakan yang didukung oleh data, informasi, dan pengetahuan yang faktual serta relevan dengan kondisi di lapangan.

Selain itu, proses pengelolaan dokumentasi kebijakan juga belum optima dilakukan oleh perangkat daerah mulai dari proses pengelolaan wacana publik, perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, dan evaluasi dampak kebijakan.

Dia menekankan, kondisi yang ada di lingkungan pemerintah daerah setempat saat ini, menjadi tanggung jawab bersama, khususnya perangkat daerah yang bertugas pada bidangnya.

“Ini semua tugas bersama, khususnya perangkat daerah yang bertugas melaksanakan proses kajian dan analisis kebijakan serta pendokumentasian proses pengelolaan kebijakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Syarifuddin.{[AN/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper