Mata Banua Online
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Rupiah Melemah, Masyarakat Diimbau Liburan Dalam Negeri

by Mata Banua
25 Juni 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Juni 2024\26 juni 2024\7\7\BERITA-FOTO HAL  EKONOMI (26 - Juni )\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Kementerian Pa­ri­wisata dan Ekonomi Kreatif (Ke­menparekraf) mngimbau mas­ya­rakat untuk tidak ber­wi­sa­ta ke luar negeri dan berlibur di Indonesia di tengah pe­le­mah­an rupiah terhadap dolar Ame­ri­ka Serikat.

Berita Lainnya

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

26 Februari 2026
Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

26 Februari 2026

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ali Utama Ke­menparekraf, Nia Niscaya, men­yampaikan, dengan tidak ber­libur ke luar negeri, masy­a­ra­kat sudah membantu negara un­tuk menekan kebocran devisa.

Alih-alih wisata ke luar ne­ge­ri, pemerintah meminta mas­yarakat untuk berlibur di dalam ne­geri “Terutama yang mesti pun­ya purchasing power ya, da­ya beli. Berliburlah di Indonesia, Bapak Ibu sekalian karena ketika ba­pak ibu berliburdi luar negeri itu artinya devisa kita bocor,” ka­ta Nia dalam konferensi pers di Kantor Kemenparekraf, Ja­karta

Guna menarik lebih banyak wi­sa­tawan nusantaa (wisnus), Nia menyebut bahwa pemerintah te­lah mempromosikan sejumlah pa­ket-paket wisata yang diinisiasi bersama sejumlah pelaku usaha.

Selain itu, beberapa moda trans­portasi seperti kereta ai juga me­miliki paket-paket liburan ya­ng dapat dimanfaatkan oleh mas­yarakat untuk berlibur.

Di sisi lain, pelemahan nilai tu­kar rupiah juga menjadi pe­lu­ang bagi Indonesia untuk me­na­rik lebih banyakwisatawan man­canegara (wisman).

Dalam hal ini, pemerintah me­na­warkan keragaman atraksi de­ngan beragam segmen serta affordabe luxury atau ke­me­wah­an yang terjangkau untuk me­ng­gaet lebih banyak wisatawan ke Indonesia.

“Ini adalah momen ketika ru­piah melemah, ambil wis­man­nya tingkatkan perjalanan do­mes­tik. Insya Allah upiah akan kem­bali pada posisi yang sta­bil nilai tukarnya,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif (Menparekraf) San­diaga Salahuddin Uno me­nam­bahkan, pemerintah juga be­ru­payauntuk meningkatkan ko­nektivitas guna menarik lebih banyak wisman.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, kata Sandi, telah menyampaikan be­be­rapa terobosan penerbangan baru dar tiga hub utama yakni dari India, Australia, dan Rusia, serta meningkatkan hub tam­bah­an penerbangan dari Timur Te­ng­ah seperti Dubai, Doha, dan Ist­­anbul, dan Asia Utara dengan hub utamana Tokyo, Seoul, dan Hong Kong.

Cara ini, lanjutnya, juga di­ha­rapkan dapat membantu pe­merintah untuk mencapai target 14,3 juta kunjungan wisman di 2024. “Jika kita buka ko­nek­ti­vitas yang lbih tinggi maka tar­get di atas 14,3 juta ini sangat ter­buka,” pungkasnya. bisn/mb06

 

 

Tags: KemenparekrafNia NiscayaRupiah
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper