Mata Banua Online
Rabu, Januari 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pj Bupati Pimpin Apel Peringatan Hardiknas

by Mata Banua
6 Mei 2024
in Daerah, Tabalong
0
Pj Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah bertindak sebagai pembina upacara dalam apel memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024.(foot:mb/yan)

TANJUNG – Penjabat (Pj) Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah bertindak sebagai pembina upacara dalam apel memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024 di Halaman Pendopo Bersinar, Senin (6/5).

Apel tersebut untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan terutama Ki Hajar Dewantara, sekaligus pelopor pendidikan dan pendiri Lembaga Taman Siswa. Kepeloporannya itu, karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada era kolonial. Ia menyebutkan, di zaman kolonial, hanya orang-orang dari golongan kaya boleh mengikuti pendidikan, sehingga Ki Hajar Dewantara melakukan perlawanan, dengan mendirikan Lembaga Taman Siswa, tempat belajar generasi Indonesia serta semboyan Tut Wuri Handayani.

Berita Lainnya

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

13 Januari 2026
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\2\2\w.jpg

Bupati Resmikan Gedung Baru Puskesmas Jaro

13 Januari 2026

“Peringatan ini juga untuk mengapresiasi jasa para pejuang pendidikan, yang berjuang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelasnya.

Selain memperingati hari Pendidikan Nasional Pj Bupati juga mengatakan apel ini bertujuan untuk memperingati hari Otonomi Daerah XXVIII tahun 2024.Tujuan otonomi daerah pada hakekatnya lanjutnya, adalah pemberian sebagian besar kewenangan, khususnya kewenangan konkuren yang diberikan kepada daerah.

“Dengan dilaksanakannya otonomi daerah, sistem pemerintahan yang awalnya pada masa Orde Baru bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik, namun bukan merupakan desentralisasi penuh melainkan desentralisasi sebagian,” jelasnya.

“Sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah hingga tahun 2024, Daerah Otonom di Indonesia berjumlah 38 Provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota sebagai satu kesatuan dalam kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah yang akan terus berjalan sebagai komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Di akhir sambutannya Pj Bupati mengucapkan selamat hari Pendidikan Nasional dan hari Otonomi Daerah XXVIII tahun ke 2024.Selamat Hari Pendidikan Nasional dan hari Otonomi Daerah XXVIII 2024, mari terus bergotong-royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar,” pungkasnya.yan/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper