Mata Banua Online
Selasa, Februari 17, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Guru Peringkat Pertama Terjerat Pinjol

by Mata Banua
29 April 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Guru menjadi kelompok profesi utama yang paling banyak menjadi korban jeratan pinjaman online (pinjol).

Data dari Otoritas Jasa Ke­u­angan (OJK) tersebut me­nun­juk­kan bukti jika kesejahteraan masih men­jadi masalah utama yang di­h­adapi oleh para pahlawan tanpa tan­da jasa tersebut.

Berita Lainnya

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

12 Februari 2026
Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

12 Februari 2026

“Data OJK menyebut guru men­jadi kelompok masyarakat ya­ng paling banyak terjerat pin­jam­an online menjadi salah satu in­di­kator betapa dunia pendidikan di Indonesia msih menghadapi per­soalan serius. Tidak mungkin kita bisa membayangkan ke­ma­juan kualitas peserta didik jika sa­ng pendidik masih berjibaku de­ngan upaya mencukupi ke­bu­tuh­an sehari-hari,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, da­lam keterangan tertulisnya, Senin.

OJK pekan kemarin m­e­ng­ung­kapkan ada delapan kelompok mas­yarakat yang paling banyak ter­jerat pinjol. Guru menduduki pe­ringkat pertama dengan pro­sen­tase sebesar 42 persen.

Disusul kemudian korban PHK sebanyak 21 persen, ka­la­ngan ibu rumah tangga 17 per­sen. Kemudian 9 persen adalah kar­yawan, 4 persen pedagang, dan 3 persen pelajar. Lalu, si­sa­nya yakni tukang pangkas rambut dan ojek online masing-masing 2 persen dan 1 persen.

Huda mengatakan, ke­se­jah­te­raan guru di Indonesia masih men­jadi cerita sedih yang tak kun­jung berakhir. Sebagian be­sar guru di Indonesia masih ber­status sebagai tenaga honorer de­ngan besaran gaji yang cukup mem­prihatinkan.

“Kondisi ini hampir bisa di­pastikan berkorelasi pada kualitas pem­belajaran karena fokus te­naga pendidik akan terpecah di ma­na satu sisi harus mengajar dan di sisi lain harus berupaya me­menuhi kebutuhan dasar,” katanya.

Dia mengungkapkan, ber­da­sarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun ajaran 2022/2023, ada sebanyak 3,37 juta gu­ru di Indonesia. Dari jumlah ter­sebut, jumlah guru paling banyak be­rada di jenjang Sekolah Dasar (SD) yang mencapai 1,61 juta orang. “Mereka tersebar i sekitar 399.376 unit sekolah di seluruh Indonesia,” katanya.

Pemerintah, kata Huda, memang telah berupaya me­ni­ng­katkan kesejahteraan para guru. Salah satunya dengan program sa­tu juta guru honorer menjadi Pe­gawai Pemerintah dengan Per­jan­jian Kerja (PPPK). Namun upaya ini relatif berjalan lamban di mana hampir empat tahun berjalan program tersebut belum juga tuntas.

“Pengangkatan satu juta guru men­jadi PPPK sebenarnya me­ru­pakan langkah darurat sebagai so­lusi persoalan kesejahteraan guru yang belasan tahun tak kun­jung tuntas, namun faktanya solusi darurat ini juga tidak berjalan optimal karena hingga saat ini masih ratusan ribu guru yang belum diangkat menjadi PPPK,” katanya.

Lemahnya koordinasi an­tar­ke­menterian/lembaga (K/L), lanjut Huda, menjadi kendala uta­ma penuntasan program satu juta gu­ru honorer menjadi PPPK. Le­mahnya koordinasi ini menjadi ken­dala, baik pada proses pe­ne­ntuan formasi, pendaftaran, se­lek­si, kelulusan, pengangkatan, hing­ga penempatan guru honorer menjadi PPPK.

“Maka wajar jika saat mes­ki­pun ada klaim sebanyak 740 ribu guru honorer telah lulus seleksi PPPK dari Ke­men­di­k­bud­ristek namun tidak semua dari mereka mendapatkan surat ke­putusan (SK) pengangkatan da­ri Kemenpan RB,” katanya. rep/mb06

 

Tags: OJKpinjol
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper