Mata Banua Online
Rabu, Januari 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pj Bupati Tabalong Pantau Pasar Rakyat Tanjung

by Mata Banua
17 April 2024
in Daerah, Tabalong
0

 

Penjabat (Pj) Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memantau Pasar Rakyat Tanjung.(foto:mb/yan)

TANJUNG – Penjabat (Pj) Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memantau Pasar Rakyat Tanjung dan mendapati pasca lebaran ini komoditi sayuran kosong.

Berita Lainnya

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

13 Januari 2026
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\2\2\w.jpg

Bupati Resmikan Gedung Baru Puskesmas Jaro

13 Januari 2026

Hj Hamida Munawarah mengatakan komoditas yang mengalami kekosongan merupakan jenis sayur dari luar daerah, dikarenakan kendala pendistribusian yang mengalami keterlambatan akibat situasi mudik Lebaran.

“Sayur yang kosong merupakan sayur dari luar daerah, lebih tepatnya kentang dan wortel, diperkirakan dalam dua hari mendatang pendistribusian sayur tersebut sudah sampai,” ucapnya pada Selasa (16/4).

Ia berharap distribusi bahan pokok harga bisa lancar kembali dan harganya juga relatif normal.”Semoga distribusi bahan pokok bisa lancar dan harganya tidak mengalami kenaikan yang tinggi sehingga memudahkan masyarakat Tabalong memenuhi kebutuhan pokok,” jelasnya.

Selain Wortel dan Kentang yang mengalami keterlambatan, pada komoditi lain justru mengalami kenaikan, seperti bawang merah dan ayam ras.

“Selain wortel dan kentang yang kosong, komiditi lain mengalami kenaikan harga seperti bawan merah yang melonjak hingga 50 ribu per kilogram dan ayam ras dari 25 ribu per kilogram menjadi 30 ribu per kilogram,” pungkasnya.

Salah seorang warga Tabalong yang berprofesi sebagai pedagang berharap kebutuhan pokok kembali normal baik pendistribusian maupun harganya tidak mengalami kenaikan signifikan agar tidak terlalu memberikan dampak yang dapat memberatkan masyarakat Tabalong.yan/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper