
TANJUNG – Penjabat (Pj) Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memantau Pasar Rakyat Tanjung dan mendapati pasca lebaran ini komoditi sayuran kosong.
Hj Hamida Munawarah mengatakan komoditas yang mengalami kekosongan merupakan jenis sayur dari luar daerah, dikarenakan kendala pendistribusian yang mengalami keterlambatan akibat situasi mudik Lebaran.
“Sayur yang kosong merupakan sayur dari luar daerah, lebih tepatnya kentang dan wortel, diperkirakan dalam dua hari mendatang pendistribusian sayur tersebut sudah sampai,” ucapnya pada Selasa (16/4).
Ia berharap distribusi bahan pokok harga bisa lancar kembali dan harganya juga relatif normal.”Semoga distribusi bahan pokok bisa lancar dan harganya tidak mengalami kenaikan yang tinggi sehingga memudahkan masyarakat Tabalong memenuhi kebutuhan pokok,” jelasnya.
Selain Wortel dan Kentang yang mengalami keterlambatan, pada komoditi lain justru mengalami kenaikan, seperti bawang merah dan ayam ras.
“Selain wortel dan kentang yang kosong, komiditi lain mengalami kenaikan harga seperti bawan merah yang melonjak hingga 50 ribu per kilogram dan ayam ras dari 25 ribu per kilogram menjadi 30 ribu per kilogram,” pungkasnya.
Salah seorang warga Tabalong yang berprofesi sebagai pedagang berharap kebutuhan pokok kembali normal baik pendistribusian maupun harganya tidak mengalami kenaikan signifikan agar tidak terlalu memberikan dampak yang dapat memberatkan masyarakat Tabalong.yan/rds

