
AMUNTAI- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). bakal menyiapkan operasi pasar untuk pengendalian inflasi dan menjaga kestabilan harga dipasaran. Pasalnya, sejumlah kebutuhan bahan pokok (Sembako) mulai merangkak naik menjelang bulan Ramadhan.
Kabid Perdagangan Diskuperindag Kabupaten HSU M Isnaini mengatakan, untuk pengendalian inflasi dan mengantisipasi kenaikan harga sembako dipasaran, pihaknya telah menyiapkan operasi pasar yang rencananya digelar di beberapa titik di sepuluh kecamatan di Hulu Sungai Utara.
Biasanya menjelang suci Ramadhan, di bulan sya’ban ini harga-harga dipasaran mulai naik, begitu sejumlah bahan pokok seperti beras, cabe rawit, ayam, daging dan sebagainya, ada kemungkinan setiap tahun itu mendekati bulan Ramadhan itu meningkat harganya, ujarnya.
Menurut Isnaini, kenaikan harga kebutuhan pokok diakibatkan oleh tingginya permintaan. Maka dari itu, stok yang dibutuhkan harus mengimbangi peningkatan permintaan di masyarakat.
Faktor jumlah hasil produksi dikalangan petani seperti cabe rawit yang sudah mulai menurun, sehingga hasil produksi berbanding terbalik dengan jumlah permintaan terlebih menjelang bulan Ramadhan.
Ia menghimbau, masyarakat agar dapat mencari alternatif lain seperti memilih cabe rawit jenis lainnya, sehingga tingkat ekonomi keluarga tetap seimbang.
Masih Kabid Perdagangan, disamping bekerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Diskuperidag HSU bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan dalam waktu dekat juga rencananya menggelar operasi pasar murah pada tanggal 24,25 dan 26 Februari 2024 di kawasan Jln Basuki Rahmat Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah.
Sementara itu, untuk memastikan ketersediaan pasokan, seperti minyak goreng, beras, gula pasir, dan tepung terigu, dan kondisi harganya di pasaran, ia memastikan Diskuperidag HSU juga akan melakukan kegiatan monitoring ke lapangan khsususnya di beberapa distributor bahan pokok.(suf/mb03)

