
TANJUNG – Sejumlah sarana dan prasarana layanan kesehatan di Puskesmas Tanta rusak dan tidak bisa difungsikan.
Kepala Puskesmas Tanta dr In Yatun Nisa mengatakan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana yang rusak ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong pada April 2023.
“Beberapa bagian plafon bocor dan jatuh, lantai serta dinding bangunan di ruang rawat inap retak, sehingga fasilitas tak bisa dimanfaatkan,” jelasnya, Senin (22/1).
Selain itu, lanjut dia, jaringan listrik pada bagian bangunan tambahan belum ada, dan fasilitas Ipal juga belum bisa difungsikan.
Selain perbaikan sarana dan prasarana, Puskesmas Tanta juga mengusulkan perbaikan plafon, pintu, dan jendela di Polindes Luk Bayur.
“Usulan ini terkait peningkatan mutu pelayanan bagi masyarakat dan persiapan akreditasi puskesmas yang telah berakhir masa berlakunya,” katanya.
Terpisah, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Tabalong Taufik mengaku telah menerima usulan perbaikan sarana dan prasarana di Puskesmas Tanta. “Sudah kita laksanakan,” ujarnya.
Sementara, sejumlah warga Kecamatan Tanta berharap adanya layanan rawat inap di Puskesmas Tanta, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke RSUD H Badaruddin Kasim Tanjung di Kelurahan Mabuun atau ke Kabupaten Balangan.
“Kecamatan Tanta berada di ring satu operasional Adaro, namun fasilitas layanan kesehatannya justru belum optimal karena tidak ada layanan rawat inap,” ungkap salah satu warga bernama Amin.
Sebagai informasi, telah di bangun tujuh ruang rawat inap di Puskesmas Tanta pada tahun 2019, namun karena kondisinya rusak sehingga belum bisa difungsikan hingga sekarang. ant

