Mata Banua Online
Rabu, Januari 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Tanam 800 Hektare Lahan Sawah

by Mata Banua
22 Januari 2024
in Daerah, Tabalong
0

 

BANTUAN BENIH – Pemkab Tabalong melalui dinas pertanian perikanan tanaman pangan dan hortikultura saat memberikan bantuan benih di Kecamatan Kelua melalui Gernas El Nino. (foto:mb/ist)

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong melakukan Gerakan Nasional (gernas) Penanganan Dampak El Nino dengan penanaman 800 hektare lahan sawah di Kecamatan Kelua, Banua Lawas dan Pugaan.

Berita Lainnya

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

Bupati Terima Penghargaan Proklim dari Gubernur Kalsel

13 Januari 2026
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\2\2\w.jpg

Bupati Resmikan Gedung Baru Puskesmas Jaro

13 Januari 2026

Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DP2TPH) Kabupaten Tabalong Kurdiansyah mengatakan, untuk mendukung gerakan ini di alokasikan sekitar 22 ton benih bagi lahan sawah yang terdampak banjir.

“Gernas El Nino telah kita tanam sekitar 800 hektare lahan sawah yang terdampak banjir,” ujarnya, Senin (22/1).

Selain Gernas El Nino, lanjut dia, penanganan terhadap lahan yang terdampak banjir berupa bantuan dari APBN 2024, yakni biofortikasi dengan luas 596 hektare atau 14,9 ton dengan sasaran Kecamatan Muara Uya, Haruai, Upau, dan Pugaan.

Biofortikasi sendiri merupakan proses penambahan atau peningkatan kualitas nutrisi dalam tanaman bahan pangan melalui pemuliaan tanaman, seperti pemuliaan konvensional dan penggunaan pupuk organik.

“Untuk bantuan biofortikasi di empat kecamatan masing-masing 25 kg dengan total luas 596 hektare,” jelas Kurdiansyah.

Salah satu petani di Kecamatan Muara Uya, Dwi mengatakan, program Gernas El Nino ini cukup membantu dalam penanganan lahan yang terdampak banjir.

“Akibat banjir, bibit yang telah di semai rusak dan bantuan bibit dari pemerintah daerah cukup membantu,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong mendata sebanyak 1.668 hektare lahan sawah terdampak banjir tersebar di delapan kecamatan. “Total ada 1.668 hektare sawah yang terendam banjir di delapan kecamatan,” ungkap Kurdiansyah.

Ia menyebutkan, masing-masing kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Tanta 15 hektare, Kelua 998 hektare, Pugaan 16 hektare, Banua Lawas 148 hektare, Muara Harus 52 hektare, Tanjung 50 hektare, Haruai 91 hektare, dan Upau 297 hektare. tal

 

Tags: Gernas El NinoGernas Penanganan Dampak El Nino
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper