
BANJARMASIN – Empat dari 35 kampung bermain (kamber) yang telah dibentuk dinyatakan sebagai kamber terbaik di Banjarmasin. Kamber tersebut adalah kamber Demang Berlaga di Belitung Darat, kamber Bahagia di Pemurus Dalam, kamber Pendamai di Telawang dan kamber Bios Altra di Alalak Utara.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengapresiasi hadirnya kamber di Banjarmasin. Menurutnya hadirnya lamber ditengah-tengah masyarkat untuk melestarikan permainan tradisional juga bertujuan untuk meningkatkan rasa gotong royong, solidaritas serta kebersamaaan serta silaturahmi warga. Selain itu para generasi muda dapat bermain ini melatih kekompakan dan sportivitas.
“Yang penting lagi kamber hadir sebagai sarana silaturahmi warga dan berolahraga tradisional, anak-anak tak terpaku dengan gaget serta memiliki teman yang banyak di lingkungannya,” ujar Ibnu Sina, melalui sambutanya pada gatering dan silaturahmi pengelolaan kamber Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin, Rabu (27/12).
Ia juga mengatakan rasa bangga kepada KORMI yang telah melahirkan atlet -atlet baru dan menoreh prestasi di Nasional. “Patut berbangga juga karena kamber kita menjadi referensi nasional dimana kamber kita aktif dan jadi sarana silaturahmi warga,” tuturnya.
Sementara, Sekretaris Kormi Banjarmasin, Fahmi Idris Tanjung mengatakan, empat kamber terbaik tersebut dipilih selain aktif juga telah menoreh prestasi nasional.
“Dari keempat kamber tersebut terbentuk atlet yang menoreh prestasi nasional yakni pada PORDA dan PORNAS,” katanya.
Gatering dan silaturahmi ini dimaksudkan untuk evaluasi kamber yang telah ada sehingga dapat memperbaiki dan keningkatkan kegiatan kamber. “Kami juga akan memberikan pembinaan dan perawatan alat bermain kamber sehingga begitu rusak kamber tersebut dapat memperbaiki atau memeliharanya sendiri,” jelasnya. via