Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kasus Diabetes di Banjarmasin Capai 11 Ribu

by Mata Banua
23 November 2023
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2023\November 2023\24 November 2023\5\hal 5\hal 5\hal 5\ok.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dr Tabiun Huda. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat mencapai sekitar 11 ribu kasus diabetes militus di kota ini per September 2023 lalu.

Artikel Lainnya

D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\Edy Wibowo.jpg

PAD Bertambah Rp 200 M, Tapi Masih Defisit

28 Agustus 2025
D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\TIM lapangan PAM Bandarmasih saat melakukn perbaikan.jpg

PAM Lakukan Pekerjaan Crossing Pipa, Arus Lalin Dialihkan

28 Agustus 2025
Load More

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dr Tabiun Huda, angka tersebut mengalami kenaikan diban­dingkan tahun lalu yang jum­lahnya capai 16 ribu, namun hingga akhir Desember 2022.

“Trend penderita diabetes ini biasanya di atas usia 40 tahun, namun semakin ke sini usia 30 sudah terkena diabetes,” kata dr Tabiun, belum lama tadi.

Menurutnya, tingginya angka diabetes ini karena pola hidup yang salah. Makan banyak gula, garam dan makanan sehat lainnya sudah menjadi kebiasaan sekarang. “Makanan dan minuman siap saji seperti minumab boba atau minuman kemasan dan saset yang dijual bebas,” katanya.

Padahal, lanjutnya, jika sudah terkena diabetes maka sulit untuk sembuh. Penangannya hanya menghindari gula darah semakin tinggi dengan merubah harusnya pola hidupnya. “Utamanya pola makan harus teratur, kurangi makanan manis, asin dan gorengan. olahraga serta rutin juga minum obat,” katanya.

Selain itu, pentingnya perenam bulan sekali melakukan cek darah untuk memastikan kadar gula darah dll

Sedangkan upaya Dinas Kesehatan, pihaknya juga melakukan kiat penanganan dengan menggalakkan posbindu di Kelurahan. Melakukan screaning terhadap masyarakat terutama bagi para lansia yang rentan penyakit tersebut

“Dari screaning kita mengetahui data masyarakat yang dinyatakan diabet,” imbuhnya.

Hal tersebut untuk bisa terus mengkontrol guka darah mengingat oenyakit tidak menular ini tidak bisa disembuhkan jika sudah terdeteksi berada di dalam tubuh pasien.

“Dengan maraknya kopi shop saat ini, maka masyarakat dianjurkan agar terus mengontrol konsumsi gula berlebih,” cetusnya. via

 

 

Tags: diabetesDr Tabiun HudaKepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA