Mata Banua Online
Rabu, Maret 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Rosehan Pimpin Upacara Peringatan “Hari Perlawanan” 9 November

by Mata Banua
9 November 2023
in Banjarmasin, Kotaku
0

BANJARMASIN – Warga masyarakat Kota Banjarmasin menggelar peringatan “Hari Perlawanan” 9 November terhadap penjajah Belanda, yang dipimpin pembina upacara mantan Wakil Gubernur (Wagub) setempat HM Rosehan Noor Bahri.

Peringatan Hari Perlawanan 9 November yang berlangsung di Tugu 9 November Pengambangan- pinggiran Kota Banjarmasin, Kamis (9/11) dengan peserta upacara warga masyarakat sekitar tampak hidmat.

Berita Lainnya

Serambi Surau Kunjungi Langgar Nurrahman Nurrahim

Serambi Surau Kunjungi Langgar Nurrahman Nurrahim

11 Maret 2026
Pemkot Banjarmasin Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

Pemkot Banjarmasin Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi

11 Maret 2026

Hari Perlawanan 9 November pada 78 tahun lalu melawan Belanda membuat gugur sembilan orang putra bangsa atau warga Banjar masing-masing Badran, Badrun, Utuh, Umar, Ta’im, Jumain, Sepa, Dullah dan Pa Marup.

Nama-nama Kesuma Bangsa yang gugur melawan Belanda itu tertera/tertulis di Tugu 9 November Pengambangan.

Rosehan yang kini Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel menerangkan, peringatan Hari Perlawanan 9 November merupakan keinginan/tuntutan warga masyarakat Pengambangan dan sekitarnya guna lebih memberi makna hari yang mereka anggap sakral.

Anggota DPRD Kalsel dua periode itu berharap, peringatan Hari Perlawanan 9 November bukan secara seremonial, tetapi memberi makna lebih jauh dalam upaya bersama mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Begitu pula sebagaimana harapan masyarakat agar minimal pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin melaksanakan peringatan Hari Perlawanan 9 November tapat waktu atau sesuai hari/tanggalnya.

“Hari Perlawanan 9 November kepada Belanda merupakan bagian tak terpisahkan dengan Hari Pahlawan Nasional 10 November 1945,” demikian Rosehan NB.

Warga masyarakat Banjarmasin tetap melakukan peringatan Hari Perlawanan 9 November tiap tahun walau pemko setempat tidak melaksanakannya, sebagai tanda ingat atas jasa para pendahulu yang gugur mendahului. ant

 

 

Tags: 9 NovemberHari PerlawananHM Rosehan Noor BahriWakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper