Mata Banua Online
Jumat, Januari 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pelindo Pangkas Anak Usaha

by matabanua
12 Oktober 2023
in Ekonomi & Bisnis
0

 

master 6
KINERJA PELINDO – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) akan melakukan pemangkasan jumlah anak usaha dari saat ini 62 menjadi 39 perusahaan saja, yang diharapkan dapat rampung pada 2025 mendatang. Pemangkasan anak usaha sebagai upaya untuk mengelompokan bisnis, mengingat hal ini imbas dari penggabungan Pelindo I-IV. (foto:mb/web)

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berencana untuk memangkas jumlah anak usaha dari saat ini 62 menjadi 39 perusahaan saja. Perusahaan membidik proses pengurangan anak usaha ini rampung di 2025 mendatang.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\7\7\master 7.jpg

Harga Daging Sapi Terus Melonjak

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\7\7\sdvd.jpg

Harga Emas Antam hingga Pegadaian Tembus Lebih Rp2,6 Juta

14 Januari 2026

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menyebutkan pemangkasan anak usaha sebagai upaya untuk mengelompokan bisnis. Banyaknya jumlah anak usaha ini disebut imbas dari penggabungan Pelindo I-IV.

“Ada 62 entitas under Pelindo I, II, III, IV yang digabung dan kami secara bertahap akam dijadikan ke 39 dan ini pengelompokan suatu bisnis,” ujarnya dalam Ngopi BUMN, di Kementerian BUMN, Jakarta.

“Kadang-kadang ada satu entitas yang dia bergerak di beberapa aspek, ada peti kemas, non kemas, ada logistik,” sambungnya.

Timbul pertanyaan mengenai nasib karyawan pasca pemangkasan jumlah anak usaha ini. Arif berjanji tak akan ada pengurangan karyawan atau bahkan upah bagi pegawai anak usaha Pelindo tadi.

“Secara perlahan kita copot-copot (anak usaha) dan tentunya, karena ini BUMN, ada satu hal yang kmi promise (janji) kepada karyawan, tidak ada rasionalisasi dan tidak ada pengurangan penghasilan. Kita jaga,” tuturnya.

Dia mengatakan, proses pengurangan anak usaha Pelindo ditarget rampung 2025 atau lebih cepat. Sembari menunggu itu, komunikasi dengan karyawan Pelindo pun terus dilakukan.

“Komunikasi kita lakukan terus-menerus kepada teman-teman pekerja, kita lakukan secara bertahap, dan kita harapkan sekitar 2025 kita akan selesai semuanya, kemungkinan lebih cepat sedikit,” pungkas Arif Suhartono.

Diberitakan sebelumnya, PT Pela­buhan Indonesia (Pelindo) menyatakan bahwa upaya transformasi yang dilakukan oleh perseroan turut berperan dalam menekan biaya logistik di Indonesia.

“Penggabungan Pelindo telah men­ciptakan sinergi dan transformasi antarentitas sehingga pengelolaan pelabuhan dapat dilakukan secara tersentralisasi, serta lebih optimal,” kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono dikutip dari Antara.

Arif menyampaikan, Bank Dunia mencatat biaya logistik di Indonesia mencapai 23,8 persen pada 2018.

Sementara itu, berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), biaya logistik di Indonesia pada 2023 mencapai 14,1 persen. Sedangkan biaya logistik untuk kegiatan ekspor mencapai 8,98 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Ia mengatakan, biaya logistik yang jauh lebih rendah dibandingkan pada 2018 tersebut salah satunya berkat peran transformasi yang dilakukan perseroan.

Pada 1 Oktober 2021, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggabungkan empat BUMN pelabuhan menjadi PT Pelindo (Persero). Setelah merger, Pelindo kemudian membentuk empat subholding atau anak usaha.lp6/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper