Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Anggota DPRD di Sulteng Tewas Usai Pijat di Hotel

by matabanua
9 Oktober 2023
in Headlines
0

 

Ilustrasi pijat.

KENDARI – Seorang anggota DPRD Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sulteng) berinisial SU (57), ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar mandi salah satu hotel, saat bersama seorang wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat di Kendari. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian anggota DPRD tersebut.

Berita Lainnya

Bupati Pekalongan Sebut Tidak Ada OTT

Bupati Pekalongan Sebut Tidak Ada OTT

4 Maret 2026
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Yaqut

KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Yaqut

4 Maret 2026

“Iya benar, korban ditemukan tewas di dalam kamar mandi hotel. Kita masih selidiki dulu,” kata Kapolresta Kendari, Kombes Pol Eka Faturrahman kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/10).

Kejadian itu bermula ketika korban menghubungi tukang pijat perempuan berinisial E melalui handphone pada Minggu (8/10) sekitar pukul 22.40 Wita. Berselang beberapa menit perempuan tersebut tiba di lokasi dan memijat korban sambil berbincang-bincang.

“Dari keterangan saksi bahwa setelah diurut, E memakai jaket dan korban ke kamar mandi sambil menyuruh E mengambil uang di saku celananya. Kemudian sanksi (E) mendengar korban terjatuh di dalam kamar mandi. Saksi sempat meminta tolong ke pegawai hotel dan memberitahu kejadian tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi anggota DPRD Kolaka tersebut menginap di hotel itu sejak Sabtu (7/10) siang. Namun, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Korban sudah menjadi langganan urut saksi sejak tahun 2022. Selama tiga kali diurut oleh E dari tahun 2022 sampai sekarang korban selalu mengeluh kalau kakinya selalu keram,” jelasnya.

Saat ini, korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian anggota DPRD Kolaka tersebut. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper