
BANJARMASIN – Sedikitnya 25 bangunan rumah berbahan kayu sisa puing dalam musibah kebakaran di pagi buta di belakang Mesjid Jami Gang Syukur RT 04, Gang Suka Damai RT 06 Kelurahan Antasan Kecil Timur (AKT), Jumat (22/9) sekitar pukul 03.05 Wita.
Ketua RT 4, Dodi Lasmana membenarkan sekitar 25 bangunan rumah penduduk yang rata-rata berbahan kayu sisa puing arang, sekitar puluhan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, terpaksa kehilangan tempat untuk bernaung.
“Dari dua RT ada 25 bangunan rumah, RT 4 Gang Syukuri tercatat 15 buah, RT 6 Gang Suka Damai sebanyak 10 buah, ada 25 KK yang dihuni 73 jiwa,” ucap Dodi Lasmana, turut prihatin dengan musibah menimpa warganya.
Dari informasi, api diduga dari rumah Linda dan dugaan sementara, namun penyebab kebakaran belum diketahui dan musibah ini sudah ditangani pihak Kepolisian dari Polsek Banjarmasin Utara.
“Saat kebakaran berlangsung, warga masih tertidur lelap, angin kencang, api merambah ke bangunan lainnya, syukurnya tidak ada korban jiwa atau pun luka bakar,” katanya.
Bersyukurnya, ada warga yang sakit stroke, bisa diselamatkan warga dengan cara menjebol pintu belakang rumahnya.
Haris, salah satu warga yang rumahnya turut terbakar, dini hari itu warga saat tahu kebakaran berupaya melakukan pembasahan pakai alat seadanya dan tidak lama puluhan barisan pemadam kebakaran berdatangan.
Jalan ke lokasi mudah dijangkau, tetapi terkendala air baku sudah didapat, terpaksa pemadam kebakaran menggunakan air selokan berlumpur. “Sekitar pukul 04.30 Wita api bisa di jinakkan,” beber Anggota pemadam kebakaran.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin, H Husni Thamrin, MP membenarkan musibah kebakaran terjadi di kawasan Jalan AKT Banjarmasin. “Ada 25 bangunan, 15 di RT 4 dan 10 di RT 6, peristiwa sudah ditangani pihak berwajib,” kata Husni.
Sementara itu pemilik rumah terbakar Linda (35) mengatakan, tidak ada satu pun barang berharga yang bisa terselamatkan. “Baru 15 hari tinggal di rumah ini bersama ketiga anaknya, satu berusia 14 tahun, 7 tahun dan 8 bulan,” katanya.
“Kedua anaknya berusai 7 tahun dan 8 bulan sudah sangat dekat dengan nyala api, cepat diselamatkan oleh anaknya yang berusia 14 tahun,” Alhamdulillah, ketiganya selamat, ucap pedagang yang terlihat masih shock itu. sam/ani