Mata Banua Online
Selasa, Januari 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ganjar: Jangan Lama-lama Atasi Konflik

by matabanua
17 September 2023
in Headlines
0

 

BAKAL capres dari PDIP, Ganjar Pranowo meminta pemerintah segera turun tangan menangani konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau.

Berita Lainnya

Noel: Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi

Noel: Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi

26 Januari 2026
Polda Akan Periksa Rocky Gerung di Kasus Ijazah Jokowi

Polda Akan Periksa Rocky Gerung di Kasus Ijazah Jokowi

26 Januari 2026

“Ya pemerintah harus segera turun tangan, jangan lama-lama. Apalagi aparatur ya mesti bisa menyelesaikan itu dengan sangat cepat,” ujar Ganjar di Jakarta, Minggu (17/9), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Ganjar menyebut pemerintah harus segera membuka akar persoalan dari kasus tersebut. Ia menyarankan pemerintah untuk memanggil kepala daerah dan pihak terkait.

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat dalam menangani konflik itu, salah satunya dengan memanggil aktor yang berkaitan dengan konflik tersebut.

“Apa pun kebijakannya segera panggil mereka jangan terlalu lama. Termasuk representasi dari masyarakat karena mesti kita dengarkan juga,” kata dia.

Persoalan di Pulau Rempang, Kepulauan Riau terus memanas. Pada Kamis (7/9) lalu bentrokan warga dengan aparat gabungan TNI dan Polri pecah. Peristiwa ini terjadi akibat konflik lahan atas rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City.

Warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Rempang sangat terdampak besar atas pembangunan itu. Banyak warga yang harus direlokasi demi pengembangan proyek tersebut.

Sebagai kompensasi, pemerintah disebut telah menyiapkan rumah tipe 45 senilai Rp120 juta dengan luas tanah 500 meter persegi. Namun warga bersikukuh menolak proyek tersebut.

Warga di Pulau Rempang mengaku tak bisa melepas lahan yang telah ditinggali nenek moyang mereka sejak 1834 silam. web

 

Tags: bakal capresGanjar Pranowomenangani konflik Pulau Rempang
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper