Mata Banua Online
Minggu, Februari 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BKKBN Tingkatkan Akses Pelayanan KB Berkualitas

by matabanua
27 Juni 2023
in Indonesiana
0
Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dr Erni Gustina didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel Ir H Ramlan MA usai membuka kegiatan kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB di Fasyankes dan Pertemuan Intensifikasi Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pasca persalinan.

BANJARMASIN – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB di Fasyankes dan Pertemuan Intensifikasi Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu pascapersalinan.

Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi tanggal 25 januari 2021 bahwa BKKBN ditunjuk sebagai koordinator percepatan penurunan stunting, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dimana BKKBN menjadi ketua pelaksana, yang tentu membawa dampak pada perlunya koordinasi serta konfergensi program di lapangan.

Berita Lainnya

Dewan Terima Aksi Forpeban Terkait Banjir

Dewan Terima Aksi Forpeban Terkait Banjir

29 Januari 2026
Kapolda Bantu Polresta Mesin Corn Combine Harvest

Kapolda Bantu Polresta Mesin Corn Combine Harvest

29 Januari 2026

Sejalan dengan hal tersebut, maka dilakukan upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia  dimanatarget angka stunting 2024 yaitu 14 %, salah satu upaya yang dilakukan BKKBN adalah memperkuat Pelayanan Program Bangga Kencana melalui pendampingan bagi ibu hamil salah satunya dengan memperkuat pelayanan KB pasca persalinan.

Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dr Erni Gustina mengatakan  penguatan KB pasca persalinan ini erat kaitannya dalam penurunan stunting, diharapkan melalui KBPP ini terjadi penjarangan kehamilan, sehingga tidak ada dua balita dalam satu keluarga.

“Dengan demikian pertumbuhan dan perkembangan balita lebih maksimal,” ujar Erni dalam sambutannya pada kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB di Fasyankes dan Pertemuan Intensifikasi Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pascapersalinan di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Selasa (27/6).

Selain itu dengan KBPP dapat merencanakan kehamilan berikutnya yang lebih sehat bagi ibu dan calon bayi sehingga tidak ada bayi yang lahir berisiko stunting.

Program ini sangat penting agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Spacing dan stunting menjadi satu sebab akibat, mereka yang mengatur jarak (spacing) antara hamil atau melahirkan lebih dari 3 tahun, terbukti anak yang dilahirkan tidak stunting.

Berbeda halnya dengan yang jaraknya kurang dari 2 tahun, hampir dua kali lipat kejadian stuntingnya. Maka salah satu upaya BKKBN untuk meminimalkan risiko stunting adalah dengan mengatur jarak kelahiran melalui KB Pasca Persalinan.

Strategi tersebut diharapkan dapat dijabarkan secara operasional sesuai situasi dan kondisi daerah termasuk kearifan lokal agar upaya pemerintah melalui BKKBN dalam rangka menurunkan angka kesakitan, kematian ibu dan anak, maupun stunting, dari hulunya menuju keluarga berkualitas.

“Kondisi yang demikian, sangatlah penting untuk mengatur kehamilan karena dampaknya selain dari sisi kesehatan juga aspek psikologis dan sosial sangat besar.”jelasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel Ir H Ramlan MA mengatakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan“Pertemuan intensifikasi pelayanan KB di fasyankes dan pendampingan ibu hamil dan ibu pascapersalinan dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat provinsi Kalsel Tahun 2023”adalah untuk meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas dalam rangka mendukung pencapaian Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB serta pendampingan ibu hamil dan ibu pasca persalinan di Provinsi Kalsel. rds

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper