Senin, September 1, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BTN Dorong Zero Backlog Perumahan

by matabanua
26 Januari 2023
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2023\Januari 2023\27 Januari 2023\7\7\Foto hal Ekonomi  (27 Januari)\bank-btn-3-6f0d060854ac3cb33155607d9a378d5e-ac09a8b7c58ee3468b5be02da68b441f_600x400.jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengusulkan enam skema baru kredit pemilikan rumah (KPR) sebagai upaya mendukung target pemerintah memenuhi kebutuhan rumah layak masyarakat Indonesia atau zero backlog pada 2045.

Artikel Lainnya

D:\2025\September 2025\1 September 2025\7\hal Ekonomi ( 01 September)\aa.jpg

Harga Emas Antam Tembus Rp2.060.000

31 Agustus 2025
D:\2025\September 2025\1 September 2025\7\hal Ekonomi ( 01 September)\cec.jpg

Bulog Tekankan Gerakan Pangan Murah

31 Agustus 2025
Load More

Direktur Consumer BTN Hirwandi Gafar mengatakan perseroan mengusulkan skema baru kdit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) dengan masa tenor subsidi selama 10 tahun dan bunga lima persen.

“Kemudian, tahun berikutnya diberlakukan penyesuaian skema mengikuti perbaikan ekonomi debitur KPR Subsidi,” ujarnya, Kamis.

Selain itu, terdapat lima usulan lainnya, diantaranya skema baru KPR SSB akan diberikan dengan tenor subsidi hana 10 tahun dan mengalami penyesuaian seiring perbaikan ekonomi debitur dengan bunga sebesar tujuh persen.

Kemudian, skema KPR rent to own (RTO), masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) informal dapat menikmati fasilitas sewa selama enam bulan sebelum mendapatkan KPR.

Sedangkan, skema staircasing shared ownership (SSO) menawarkan skema kepemilikan secara bertahap untuk rumah subsidi, yang mana tahap pertama aitu sewa dan KPR, lalu tahap kedua yakni KPR. Selanjutnya, usulan penetapan standarisasi imbal jasa penjaminan (IJP) dan usulan mengalihkan dana subsidi bantuan uang muka (SBUM) untuk pembayaran biaya pajak pembeli (BPHTB).

“Kami berharap, secara bertahap implementasi usulan ini dapat mengurangi penggunaan dana negara perumahan rakyat, namun manfaat yang diterima masyarakat Indonesia semakin besa,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menambahkan dibutuhkan tambahan pasokan hunian mencapai lebih dari 14 juta unit untuk mencapai target ekosistem perumahan pada 2045.

Bersamaan dengan itu, BTN melakukan penandatangan komitmen bersama dengan para anggota ekosistem pembiayaan perumahan.

Melalui penandatanganan tersebut, para pihak bersepakat dapat aktif berkoordinasi dalam rangka pengembangan erumahan dan aktif melakukan kajian dan rekomendasi kebijakan penguatan pasar pembiayaan perumahan.rep/mb06

 

Tags: BTNDirektur Consumer BTNHirwandi GafarKPR FLPP
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA