Senin, September 1, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Orang Tua Diminta Pahami dan Pantau Tumbuh Kembang Anak

by matabanua
1 Desember 2022
in Mozaik
0
D:\2022\Desember 2022\2 Desember 2022\11\Halaman 1-11 Jumat\orang tua.jpg
(foto:mb/web)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia berharap agar orang tua bisa memahami tentang pentingnya dalam melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes Nida Rohmawati di SentaniSelasa, mengatakan, ketika orang tua telah menyadari pentingnya melakukan pemantauan pertumbuhan anaknya maka pada setiap bulan akan memeriksakan kesehatan anak di posyandu.

“Ini yang kami dorong agar setiap orang tua dapat membawa anak ke posyandu untuk memeriksa kesehatan guna memastikan anaknya ada penyakit penyerta atau tidak,” katanya di sela peninjauan intervensi percepatan penurunan angka stunting di Posyandu Maleo 1 di Kampung Nalokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa.

Artikel Lainnya

D:\2025\September 2025\1 September 2025\11\Halaman 1-11 Senin\anak-anak.jpg

Anak-anak Jadi Kelompok Rentan Terkena Cacingan

31 Agustus 2025
D:\2025\September 2025\1 September 2025\11\Halaman 1-11 Senin\5 makanan.jpg

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Susu, Bikin Mules

31 Agustus 2025
Load More

Menurut Rohmawati, kalau kesadaran orang tua sudah tinggi maka akan menjadikan posyandu sebagai sasaran guna memantau perkembangan anak. “Sehingga nanti jika tidak ada anak yang ke posyandu maka para kader posyandu akan melakukan kunjungan rumah karena kami tidak ingin ada satupun anak-anak kami luput dari pemantauan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, seperti yang terjadi di Posyandu Maleo 1 di mana pihaknya melihat bahwa masyarakat sudah aktif dan para kader sudah dapat mendeteksi adanya gizi buruk yang terjadi tetapi ternyata ada penyakit penyerta yaitu Tuberkulosis (TBC). “Sehingga ini menjadi yang harus ditanggulangi bersama agar anak-anak kami sehat,” katanya lagi.

Dia menambahkan ini seharusnya menjadi komitmen bersama bahwa seluruh anak Indonesia harus sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia.ant

 

 

Tags: Kembang Anakorang tua
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA