
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyambut kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo di VIP Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Jumat (25/11) siang.
Tampak dalam penyambutan itu Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Andi Rian Djajadi, Danrem 101 Antasari, Brigjen TNI Rudi Puruwito, Danlanud Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr Ahmad.
Selain itu, Kepala BPS Kalsel, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, H Syamsir Rahman, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, drh Hj Suparmi serta sejumlah pejabat lingkup Kementan di Kalsel serta pejabat lingkup Pemprov Kalsel.
Begitu tiba di VIP Room Pemprov Kalsel, Menteri Pertanian dan Paman Birin yang terlihat sangat akrab menyempatkan istirahat dan berbincang-bincang santai.
“Selamat datang Bapak Menteri Pertanian di Kalimantan Selatan,” sapa Paman Birin disambut hangat Mentan Syahrul.
Kedatangan Menteri Pertanian ini di Kalsel selama dua hari ini hingga Sabtu (26/11) besok akan melakukan berbagai agenda kegiatan.
Selepas dari bandara, Mentan, Syahrul Yasin Limpo langsung menuju ke Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru untuk menyampaikan kuliah umum.
Di Auditorium ULM, Mentan menyampaikan materi bertema “Peran Generasi Milenial sebagai Wirausaha Pertanian dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi dan Kedaulatan Pangan Indonesia”.
Menurut Mentan, mahasiswa adalah aset bangsa sekaligus agen perubahan yang berada di garda terdepan dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia. Terlebih, sektor pertanian selama tiga tahun ini sudah memiliki modal yang cukup bagus karena mampu menjadi penopang ekonomi saat pandemi.
Usai kuliah umum, Mentan, Syahrul Yasin Limpo langsung bertolak ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di Jalan RO Ulin Banjarbaru untuk melakukan panen raya jagung.
Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, H Syamsir Rahman serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh Hj Suparmi, Mentan memanen jagung varian JH-35.
Mentan berpesan agar Pemprov Kalsel bisa memperbaiki lahan pertanian di 13 kabupaten kota seluas 1.000 hektar di setiap kabupaten. “Ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan diharapkan perbaikan lahan pertanian sudah dapat terealisasi pada Januari 2023,” ucapnya. vio/adpim/ani