Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Terbongkar, WNI Tukar Uang Sekoper di Mal Singapura

by matabanua
24 November 2022
in Headlines
0

 

KEPALA PPATK Ivan Yustiavandana. (foto:mb/ant)

JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap banyak orang Indonesia menukarkan uang di sebuah mal Singapura.

Artikel Lainnya

KPK Dalami soal Pembagian Kuota Haji

KPK Dalami soal Pembagian Kuota Haji

28 Agustus 2025
Istana Pelajari Putusan MK Larang Wamen Rangkap Jabatan

Istana Pelajari Putusan MK Larang Wamen Rangkap Jabatan

28 Agustus 2025
Load More

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan temuan itu didapati setelah pihaknya menelusuri banyaknya uang tunai yang masuk ke Indonesia.

“Lalu saya kirim orang ke sana, ternyata di Singapura ada satu mal yang khusus buat supermarket uang asing,” kata Ivan dalam Diseminasi Kebijakan dan Regulasi: Pembawaan Uang Tunai dan Instrumen Pembayaran Lain Lintas Batas Wilayah Pabean Indonesia yang digelar secara daring, Rabu (23/11), seperti dikutip cnnindonesia.com.

Ivan menyebut, banyak warga Indonesia yang datang ke tempat itu dengan koper kosong dan kembali ke Indonesia dengan koper terisi.

“Jadi orang Indonesia yang datang ke sana dia cuma bawa koper, bisa satu jari, dua jari, tuker di sini nih (mal), lalu dibawa ke Indonesia, digotong,” kata Ivan

“Ada foto terkait dengan digotong dengan taksi dan segala macem, Ini (di supermarket) orang Indonesia semua” tambahnya.

Ivan menyebut temuan itu lalu dilaporkan ke Ditjen Bea Cukai yang berujung pada penangkapan sejumlah pihak, lengkap dengan barang bukti uang dalam jumlah besar.

“Lalu, kita informasikan ke Bea Cukai ada yang begini, coba random saja, begitu ditangkap, berhasil menangkap segini besar,” katanya.

Sebelumnya, PPATK mengendus uang triliunan rupiah masuk ke Indonesia tak dilaporkan alias ilegal setelah membandingkan data Passenger Risk Management (PRM) dengan Cross Border Cash Carrying (CBCC).

Salah satu orang yang terdeteksi sempat melaporkan kepada Bea Cukai membawa total uang Rp 66 miliar selama empat kali kedatangan. Namun setelah dicek, orang tersebut tercatat 154 kali masuk.

Jika dihitung rata-rata setiap masuk orang itu membawa uang sekitar Rp 15 miliar, ia memperkirakan ada uang triliunan rupiah yang masuk ke Indonesia tanpa dilaporkan.

“Artinya kalau rata-rata kalau Rp 66 miliar dibagi 4 itu katakanlah Rp 15 miliar sekali tenteng. Kalau rata-rata Rp 15 miliar, tinggal kalikan saja 150 kali Rp 15 miliar, ada bolong tidak melaporkan,” ucapnya.

Dari total 20 nama itu, Ivan pun fokus ke beberapa nama Pedagang Valuta Asing (PVA) dengan total nominal Rp 964 miliar.

“Artinya potensi uang masuk kalau diratakan-ratakan Rp 12 triluan yang tidak dilaporkan pada tahun 2018 dan sekitar Rp 3 triliun ketika 2019 yang tidak dilaporkan,” katanya. web

 

Tags: Indonesia menukarkan uangIvan YustiavandanaKepala PPATK
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA