
BANJARMASIN – Ratusan pelajar dari 7 kabupaten di Kalimantan Selatan mengikuti Festival Olahraga Pendidikan (FOP) tingkat Provinsi Kalsel resmi dibuka dilapangan SKB Mulawarman, Sabtu (19/11).
Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kalsel, Selfiria mengatakan, ajang FOP ini merupakan salah satu upaya mensukseskan implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipelopori oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Festival pendidikan atau FOP ini untuk meningkatkan prestasi atlet usia pelajar dan yang mengikuti para siswa dari Banjarmasin, Banjarbaru, Kabpaten banjar, Batola, Tanah Laut, Tabalong dan HSU, “katanya.
Sedangkan cabang olahraga yang dipertandingkan yakni pencak silat sebagai cabang olahraga wajib dan satu cabor yang sesuai pilihan masing-masing provinsi. “Kita pilih atletik karena lebih mudah dan memasyarakat,” ucapnya.
Untuk setiap cabor yang dipertandingkan adalah seni pencak silat yang diikuti siswa tingkat SD hingga SMA. Sedangkan atletik dibagi per jarak yaitu untuk tingkat SD 60 meter, SMP 80 meter dan SMA 100 meter.
Ia mengungkaokan bahwa festival kali ini tidak bisa diikuti oleh semua kabupaten kota Kalsel. “karena disini akomodasi ditanggal masing- masing daerah, “katanya.
Ia pun berharap di tahun depan kegiatan untuk seleksi dan akomodasi tiap kab/kota sudah mendapat anggaran dari pusat, mengingat kewenangan ada pada Kemenpora RI.
“Harapan kita di tahun depan sudah dapat anggaran agar cabor yang dipertandingkan juga bertambah dan FOP ini lebih meriah di Kalsel,” jelasnya.
Dirinya juga mengapreasiasi atas dukungan Dina Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Mulai dari surat menyurat ke kab/kota hingga pada penyediaan sarana dan prasarananya semua dari Dispora Kalsel,” paparnya.
Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono mengatakan salah satu bentuk dukungan Dispora Kalsel ialah menyediakan sarana pelaksanaan kegiatan festival di SKB Mulawarman.
“Kita harap kegiatan ini terus berlanjut dan dapat dikembangkan dengan cabor yang lebih banyak,” ucapnya.
Budi mengatakan, agar Igornas Kalsel dan pihak terkait lainnya selalu berkolaborasi sehingga olahraga pendidikan di Kalsel dapat lebih maju. via