Minggu, Agustus 31, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Empat proyek Cipta Karya PUPR Tapin dilanjutkan

by matabanua
7 November 2022
in Daerah, Lintas
0

 

KANTOR DINAS-Potret bangunan kantor Dinas Satpol PP dan Damkar Tapin.(foro:mb/ant)

RANTAU-PUPR Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan melanjutkan kembali pengerjaan empat proyek yang gagal diselesaikan kontraktor pada 2021 lalu, tiga di antaranya ditargetkan dapat difungsikan akhir 2022.

Artikel Lainnya

Penduduk Miskin Tapin Terendah di Kalsel

Penduduk Miskin Tapin Terendah di Kalsel

28 Agustus 2025
Ketua Dekranasda Tanbu Jadi Juri Pemilihan Duta Wisata

Ketua Dekranasda Tanbu Jadi Juri Pemilihan Duta Wisata

28 Agustus 2025
Load More

Kepala Bidang Cipta Karya Lenny Liestiasari di Rantau, Kamis (3/11) lalu, mengungkapkan kantor Dinas Sosial Rp6,7 miliar (60,74 persen), kantor Bapalitbang Rp7,3 miliar (67,20 persen), kantor Dinas Satpol-PP dan BPBD Rp8,5 miliar (51 persen), kantor Unit Pengadaan Barang dan Jasa atau UPBJ Rp4,3 miliar (74,08 persen), semua dengan nilai anggaran baru.”Kecuali UPBJ tahun ini masih belum selesai, karena anggaran tidak cukup,” ujarnya.

Selain UPBJ, tiga gedung lainnya sesuai anggaran yang ada dihitung bisa selesai pada akhir Desember dan difungsikan sebagai kantor. Sedangkan fasilitas penunjang, seperti halaman parkir akan menyusul. “Harapan kita bisa selesai 100 persen,” ujarnya.

Terkait anggaran empat proyek ini, jelasnya, tidak diakumulasikan dengan nilai proyek pada tahun lalu.

Sebelumnya, sampai Desember 2021 lalu capaian pengerjaan proyek tersebut Dinas Sosial (34,5 persen), Dinas Satpol-PP dan BPBD (50,3 persen), Unit Pengadaan Barang dan Jasa (34,34 persen) dan Bappelitbang (31,54 persen). “Total nilai kontrak waktu itu sebesar Rp31 miliar lebih,” jelasnya.

Menyikapi proyek gagal karena kurang baiknya manajemen pengerjaan, tahun lalu PUPR Tapin melakukan pemutusan kontrak dan memasukkan nama-nama perusahaan kontraktor ke dalam daftar hitam.{{an/mb03]}

 

Tags: Kepala Bidang Cipta KaryaLenny Liestiasariproyek Cipta Karya PUPR Tapin
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA