Senin, September 1, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Nelayan Solid Jaga Perairan Kalsel

by matabanua
2 November 2022
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2022\November 2022\3 November 2022\5\hal 5\Persatuan nelayan kalsel melakukan musyawarah.jpg
Persatuan nelayan kalsel melakukan musyawarah untuk solid menjaga perairan wilayah Kalimantan Selatan. (Foto:mb/dwi)

 

BANJARMASIN – Persatuan Nelayan Kalsel serukan “siap jaga kondusivitas perairan kalsel untuk nelayan lebih sejahtera”.

Artikel Lainnya

D:\2025\September 2025\1 September 2025\5\hal 5\yamin.jpg

Walikota: Hindari Tindakan Anarkis

31 Agustus 2025
D:\2025\September 2025\1 September 2025\5\hal 5\Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbaru,.jpg

Ketua FKUB Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rusak Fasilitas Publik

31 Agustus 2025
Load More

Seruan itu dilakukan para komunitas nelayan Kalsel, lantaran mereka ingin terciptanya situasi yang kondusif di perairan kalsel, dengan mengharapkan hasil tangkapan para nelayan dapat meningkat dan para nelayan dapat sejahtera.

H Jamaluddin selalu ketua Persatuan Nelayan Kalimantan Selatan, mengajak seluruh para nelayan yang ada di kalimantan selatan agar bersama-sama menjaga kondusifitas perairan di wilayah kalsel.

“Diharapkan semua nelayan bisa ikut andil dalam menjaga kawasan perairan kalsel dan apabila terjadi permasalahan untuk tidak mudah terpancing dan sadar hukum saat menghadapi masalah,” harapnya.

Ia membeberkan, permasalahan nelaya lokal yang belum lama ini terjadi di wilayah desa Muara Kintap Kab. Tanah Laut yang tidak terima adanya aktifitas nelayan dari luar pulau Kalimantan, dikarenakan adanya aktifitas nelayan dari luar Kalimantan menggunakan alat tangkap berupa jenis cantrang

Penggunaan alat tersebut dianggap tidak sesuai pada batasan wilayah yang telah di tentukan, mengingat kebanyakan para nelayan lokal dalam menangkap ikan masih menggunakan alat tangkap berupa jala yang masih tradisional.

Selain itu, keresahan nelayan lokal di perairan kalsel dengan adanya aktifitas nelayan dari luar Kalimantan menggunakan alat tangkap berupa jenis Cantrang dan lain lain di wilayah Kalsel dikarenakan adanya kekahawatiran nelayan lokal akan hasil tangkapannya menjadi menurun.

“Karena alat tangkap yang digunakan oleh Nelayan luar Kalimantan seperti alat jenis cantrang dianggap merusak seluruh biota laut termasuk hewan maupun tumbuhan atau karang,” ujarnya.

Berdasarkan permen kelautan dan perikanan RI No 18 Tahun 2021 bahwa alat tangkap ikan jenis cantrang/pukat harimau merupakan alat tangkap ikan yang dilarang oleh Pemerintah. dwi

 

 

Tags: H JamaluddinKetua Persatuan Nelayan Kalimantan SelatanPerairan Kalsel
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA