loader image

Vaksinasi Booster Difokuskan untuk Lansia

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2022\Januari\14 Jan 2022\1-11\Pemberian Vaksin kepada Lansia.jpeg
PENYUNTIKAN vaksin kepada Lansia yang dilakukan di Lobi Balai Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN – Pemberian vaksinasi booster yang dimulai per 12 Januari 2022 dengan sasaran masyarakat umum, ternyata tidak bisa dijalankan di Kota Banjarmasin.

Padahal, pemerintah pusat telah mengeluarkan instruksi pemberian vaksinasi booster dengan sasaran seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut disampaikan ketika rapat bersama Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (11/1).

Dari hasil rapat itu, disebutkan vaksinasi booster sudah bisa diberikan kepada masyarakat umum usia 18 tahun ke atas dengan beberapa persyaratan.

Yakni capaian vaksinasi di kabupaten/kota untuk capaian vaksin non lansia mencapai 70 persen dosis pertama dan vaksinasi lansia mencapai 60 persen dosis pertama.

Namun berbeda halnya dengan prioritas yang telah disampaikan Dirjen P2P Kemenkes, yakni vaksinasi booster bisa diberikan kepada Lansia sejak Rabu (12/1), dengan syarat lansia tersebut telah menerima vaksin sebanyak dua kali dengan rentan waktu 6 bulan setelahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, dari hasil rapat melalui virtual, disampaikan sejak Rabu pelaksanaan booster sudah bisa dilaksanakan.

“Prioritas kita saat ini di Banjarmasin ialah booster untuk lansia. Karena kita masih terkendala capaian vaksinasi lansia, jadi vaksinasi booster untuk masyarakat umum ditunda dulu untuk sementara,” ucapnya saat ditemui di lobi Balai Kota, kemarin siang.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tidak hanya fokus pada booster semata, melainkan juga mempercepat vaksinasi lansia hingga mencapai 60 persen.

Baca juga :  Hitung Cepat PSU, AnandaMu Unggul, Ibnu-Arifin Tetap Tak Terkejar

Karenanya, mulai Jumat (14/1) pihaknya akan menambah layanan di Dinas Kesehatan, yang diprioritaskan untuk lansia. Baik yang ingin bervaksin dosis pertama, dosis kedua maupun booster.

“Kita juga selalu menyosialisasikan kepada lansia agar mau untuk bervaksin, tidak hanya fokus ke booster semata,” tuturnya.

Machli menerangkan, pemberian vaksin booster sudah bisa didapatkan di setiap Puskesmas, Balai Kota dan di Kantor Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Khusus lansia, disyaratkan sudah menerima vaksin dosis kedua dengan jangka waktu enam bulan. “Untuk jenis vaksin, kita bisa memberikan Astra Zaneca, Moderna atau bisa juga Pfizer,” bebernya.

“Sekarang yang tersedia saat ini yaitu Astra Zaneca dan sedikit Pfizer di beberapa Puskesmas kita. Untuk booster kita akan memberikan setengah dosis,” pungkasnya. dwi