loader image

Dinas PUPR Tinjau PIA, Secepatnya Akan Direhab

KONDISI PASAR-Kabid Cipta Karya Abraham Radi, Plt Kepala Disperindagkop-UKM dan rombongan menjau langsung kondisi pasar induk Amuntai.

AMUNTAI- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), bersama Dinas Disperindagkop-UKM Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Konsultan langsung turun meninjau lokasi Pasar Induk Amuntai (PIA) yang mengalami kebocoran ketika musim penghujan.

Kedatangan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR dan Disperindagkop-UKM dan konsultan untuk melihat langsung kondisi pasar saat ini, apa saja yang akan diperbaiki akan dihitungan dan didata dimana saja kebocoran. Peninjauan dilakukan dilantai II dan lantai I pasar.

Untuk diketahui kondisi bangun pasar induk amuntai ini sudah berusia kurang lebih 30 tahun.

Kabid Cipta Karya Abraham Radi mengatakan, kedatangan ke pasar induk amuntai ini untuk meninjau langsung kondisi yang terjadi. Kedatang ini untuk mendata dan menghitung apa saja yang akan diperbaiki.

“Yang utama yang diperbaiki bagian atas, yakni atap, plafon, derinase dan sebagain ada pengecatan. Anggaran yang kita siapkan Rp 3 miliar lebih untuk rehab ini, semoga mencukupi,” kata Radi disela meninjau lokasi pasar induk amuntai kemarin, Rabu (12/1/22).

Dengan adanya keluhan pedagang, Dinas PUPR dan Disperindagkop-UKM langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti. Pengerjaan rehab ini dilaksanakan pada bulan Februari 2022.

“Semoga dengan ada rehab ini, tidak ada lagi kebocoran yang terjadi, sehingga pedagang dan pembeli menjadi nyaman,” harapnya

Sementara itu, Plt Kepala Disperindagkop-UKM Kabupaten HSU M Yani menambahkan, dinas Disperindagkop-UKM akan mengajukan proposal Kementerian untuk rehab pasar induk Amuntai.

Baca juga :  SD Negeri Gampa Siap Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

“Kita sudah mendapatkan tawaran untuk memasukan proposal untuk rehab bangunan pasar induk amuntai. Kita sesegera untuk mengatasi ini, sehingga pasar layak huni dan kata dalam perdagangan,” tutupnya (suf/mb03)